33 C
Semarang
Selasa, 7 Juli 2020

Siapkan Rusunawa di Wates

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Komisi C DPRD Kota Magelang mendukung langkah pemkot yang berencana merealisasikan satu rumah susun sewa (Rusunawa) lagi di daerah Wates, Magelang Utara. Bahkan Komisi C meminta agar spek dan kualitas rusunawa yang baru berbeda dengan dua rusunawa yang sudah ada.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Magelang Aktib Sundoko mengatakan, Komisi C sudah meninjau calon lokasi rusunawa Wates. “Kalau tidak salah, calon lahan adalah tanah bengkok milik pemkot dengan luasan sekitar 4.000 meter persegi. Kalau melihat lokasi, sangat cocok karena terletak tidak jauh dari pusat kota dan jalan raya besar,” ungkap Aktib.

Namun demikian, rusunawa yang akan dibangun tersebut harus berbeda dan lebih bagus dibanding dua rusunawa yang sudah ada. “Baik bentuknya ataupun penataannya. Karena dua rusunawa yang sudah ada menjadi catatan kami,” beber Aktib.

Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Kota Magelang Deddy Eko Sumarwanto membenarkan akan ada rusunawa lagi di Kota Magelang. Saat ini telah ada dua rusunawa yaitu di Potrobangsan dan Tidar Selatan.

Deddy menjelaskan, tanah milik Pemkot Magelang seluas 4.500 meter persegi sudah disiapkan di daerah Wates, dekat Pasar Kebonpolo. “Kita sudah ajukan ke pemerintah pusat dan nanti pembangunan akan dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Kemen PUPR). Sama seperti dua rusunawa sebelumnya yang dibangun Kementerian PUPR,” kata Deddy.

Rencananya rusunawa akan dibangun 4 lantai dengan kapasitas sekitar 60 rumah.“Kemungkinan spesifikasi berbeda dari rusunawa sebelumnya. Meski beda, tapi kami yakin akan lebih bagus dan diharap para penghuni nanti lebih merasa nyaman,” papar Deddy.

Pemkot Magelang menargetkan bisa memiliki 5 rusunawa hingga tahun 2021. Pasalnya, saat ini, tingkat kepadatan penduduk dinilai cukup tinggi. Jumlah penduduk Kota Magelang sekitar 120 ribu jiwa dengan luas wilayah hanya 18,53 kilometer persegi.

“Untuk memenuhi target itu, kami ajukan kembali pembangunan rusunawa ke Kementerian PUPR. Sebelum pengajuan, tentu kami lihat lokasi pembangunannya dulu. Kalau luas tanah tidak menjadi masalah, karena minimal dibangun di atas tanah seluas 3.500 meter persegi,” imbuh Deddy.

Rencana berdirinya rusunawa Wates didukung penuh oleh Komisi V DPR RI dan hal itu diungkapkan saat berkunjung ke Kota Magelang. “Kami ke Kota Magelang dalam rangka kunjungan kerja spesifik yang resmi berdasarkan skala prioritas. Kami tinjau calon lokasi pembangunan fly over Canguk, rusunawa Wates, dan drainase yang kerap menimbulkan genangan air,” papar Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemy Francis didampingi anggota Komisi V asal Magelang, Sujadi. (cr3/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Nyaman Dengan 3-5-2

SEMARANG – PSIS Semarang terus menggelar persiapan di sisa waktu dua hari menjelang laga uji coba away versus Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung...

Mengenal Alat Musik Nusantara melalui Kartu Gambar

RADARSEMARANG.COM - BANGSA Indonesia dikenal sebagai bangsa yang memiliki ragam budaya Nusantara yang sangat melimpah. Sebagai bangsa yang majemuk dengan semboyan” Bhinneka Tunggal Ika”...

Beri Motivasi, ISSI Tur ke Daerah

SOLO – Pengurus Provinsi (Pengprov) Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Jateng memberi motivasi pada atlet-atlet di daerah. Langkah tersebut diawali dengan menggelar tur ke...

Pelajar Temanggung Ikrar Bebas Narkoba

TEMANGGUNG - Kader Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Temanggung berikrar bebas dari narkoba dan gerakan anti-radikalisme. Ikrar...

Mahasiswa Asing Belajar Bahasa Indonesia di UKSW

SALATIGA – 29 peserta PIBBI dan COTI dari 10 universitas di Amerika dan Australia kegiatan Program Intensif Belajar Bahasa dan Budaya Indonesia (PIBBI) ke-71...

Pertahankan Estetika Mobil Langka

Bodi mobil pada umumnya menggunakan bahan baku besi atau baja. Namun mobil antik milik Janu Sisulo yakni Citroen Mehari menggunakan bahan fiberglass. Mobil produksi...