33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

Pemkab Bentuk Tim Khusus

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN-Temuan sampah medis di dekat lingkungan SDN Lodoyong 03 Kecamatan Ambarawa mendapat perhatian khusus dari Pemkab Semarang. Yakni dengan membentuk tim monitoring untuk menyelidiki siapa pembuang sampah medis tersebut.

“Sampah medis sangat berbahaya. Karenanya jangan sampai di buat mainan,” kata Kabid P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang, Dadi Darmadi, Jumat (12/1) kemarin.

Selain itu, ia juga berani memastikan bahwa sampah medis tersebut bukan dari rumah sakit maupun fasilitas pelayanan kesehatan lain milik Pemkab Semarang. Karena penanganan sampah medis pelayanan kesehatan maupun rumah sakit Pemkab Semarang selalu sesuai SOP. “Penanganan sampah medis kami pihak ketigakan. Itu berlaku untuk semua pelayanan kesehatan maupun rumah sakit milik Pemkab Semarang,” ujarnya.

Pemkab Semarang melakukan pengawasan ketat terhadap pengelolaan limbah medis di setiap pelayanan kesehatan. “Kami pantau terus setiap pengelolaan limbah medisnya. Kasus di Lodoyong pasti bukan dari layanan kesehatan pemerintah,” katanya.

Dijelaskan Dadi, sampah medis yang ditemukan warga di dekat lingkungan SD Lodoyong masuk dalam kategori berbahaya. Di antaranya ada jarum suntik bekas, kasa bekas yang masih ada darahnya, tabung darah dan suntikan bekas. Ia bersama tim monitoring saat ini sedang melakukan penelusuran asal muasal sampah medis tersebut.

Tim monitoring tersebut memantau kemungkinan infeksi dari limbah tersebut pada masyarakat maupun anak-anak sekolah. Seperti diketahui, sebelum dibakar beberapa siswa SD Lodoyong mengaku jika mengambil beberapa suntikan dari limbah medis tersebut untuk mainan.

Bahkan beberapa dari mereka juga mengambil jarum suntik dari limbah medis tersebut. “Kami nanti akan koordinasi dengan teman-teman tim puskesmas Ambarawa untuk paling tidak melaksanakan screening screening siapa saja yang sudah terpapar,” ujarnya.

Langkah lain yang akan dilakukan yaitu pemeriksaan kesehatan kepada siswa SD Lodoyong 03 dan masyarakat sekitar. “Kami adakan cek kesehatan untuk anak-anak yang terpapar seperti itu, apakah ada luka atu infeksi di bekas luka,” ujarnya.

Pihaknya juga siap membantu dan memfasilitasi pihak kepolisian untuk mengamankan pelaku pembuangan limbah medis tersebut. “Kami fasilitasi pihak kepolisian menginginkan data-data layanan kesehatan, supaya segera diungkap siapa pelakunya,” katanya. (ewb/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pemkab Bangun Jembatan Kali Kupang

RADARSEMARANG.COM, BATANG - Sempat mangkrak selama dua tahun akibat ditinggal kontraktornya, Jembatan Kali Kupang yang menghubungkan Desa Pandansari Kecamatan Warungasem Kabupaten Batang dengan Desa Karangdadap...

29 Penderita Sumbing Bibir Dioperasi Gratis

RADARSEMARANG.COM, KUDUS-Bantuan program Sumbangsih Sosial Djarum Foundation melayani 29 pasien penderita sumbing bibir dan langit-langit secara cuma-cuma. Kegiatan bersama Yayasan Permata Sari ini dilakukan...

Nilai Transaksi Capai Rp 1,6 Miliar

RADARSEMARANG.COM, DEMAK-Pelaksanaan Demak Expo 2018 yang berlangsung 2 hingga 5 Agustus resmi ditutup. Kegiatan tahunan dalam rangka puncak peringatan Hari Koperasi ke-71 yang diikuti...

Pelaku UKM Dibekali Digital Marketing 

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN - Dunia pemasaran produk yang semakin perkembang terutama dalam dunia marketing online, ingin coba ditularkan oleh PT Telkom Witel Pekalongan kepada Usaha...

Cegah Banjir, Warga dan TNI Bersihkan Sungai

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Bahaya banjir masih menjadi ancaman bagi warga yang bermukim disepanjang sungai atau saluran irigas, termasuk di Desa Ngelo Wetan, Kecamatan Mijen....

Produk Berteknologi Inverter Lebih Hemat Energi

SEMARANG - LG Electronics Indonesia, kembali melakukan inovasi, dengan menghadirkan prduk elektronik terbaru dengan teknologi inverter. Empat produk diluncurkan sekaligus untuk membidik segmen pasar...