33 C
Semarang
Minggu, 27 September 2020

Tokoh Mitologi Indonesia Kalah Tenar

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Beragamnya suku yang ada di Indonesia membuat negara ini kaya akan mitologi atau kajian tentang mitos. Namun sayangnya, masih sedikit pihak yang berusaha untuk mengeksplorasi hal ini lebih jauh supaya kisahnya bisa mendunia.

Sastrawan Triyanto Triwikromo mengatakan, mitologi Indonesia masih kalah tenar jiika dibandingkan negara Yunani yang terkenal dengan tokoh Zeusnya. Padahal Indonesia tidak kalah. Beberapa suku di negeri ini memiliki kisah tentang tokoh mitologis.

“Masyarakat dunia banyak mengenal Zeus mitologi Yunani dibandingkan Genderuwo, Warak Ngendog dan lain sebagainya,” ungkapnya dalam jumpa pers “Sayembara Nasional Penulisan Mitologi” di kampus IKIP Veteran Semarang, Kamis (11/1).

Ia mengatakan, jika tokoh mitologis Indonesia mampu dieksplorasi dengan baik, maka bukan hal yang mustahil untuk mengalahkan mitos-mitos bangsa luar. Pada akhirnya nanti akan berdampak pada ketertarikan wisatawan untuk berkunjung.

Atas alasan itu pula, IKIP Veteran Semarang mengadakan sayembara nasional penulisan mitologi. Menurutnya, belum banyak lomba penulisan dengan mengangkat tema mitologi Indonesia.

Wakil Rektor 2 IKIP Veteran Semarang, Lulu Elyana menambahkan, acara ini bertujuan untuk menciptakan mitologi-mitologi baru. Misalnya masyarakat telah mengenal Dewi Sri sebagai Dewi Padi, namun hampir tidak ada yang mengenal Dewi Jagung, Dewi Ketela Pohon atau Dewa Para Penambang dan lainnya.

“Misalnya di Jawa dunia diciptakan oleh Sang Hyang Wenang lalu diberikan kepada Semar, Togong, dan Bathara Guru. Jangan-jangan ada versi lain? Kreativitas menciptakan versi baru akan sangat dihargai dalam lomba ini,” tuturnya.

Di sisi lain, banyak pula kisah asal mula sesuatu juga belum dieksplorasi. Masyarakat justru lebih tahu tentang asal mula dunia tetapi tidak memahami asal mula keong, bebek hingga batu raksasa yang ada di sebuat tempat. (tsa/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Jateng Bantu Rohingya Rp 256 Juta

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Pemprov Jateng menyerahkan bantuan yang dihimpun dari masyarakat dan berbagai lembaga di Jateng, untuk masyarakat Rohingya Myanmar. Yakni, berupa uang tunai sebesar Rp...