33 C
Semarang
Kamis, 22 Oktober 2020

Jelang Pilgub, Kursi Ketua PKS Diganti

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Sekretaris Wilayah Daerah Jateng, Jatim, dan DIJ Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Abdul Fikri Faqih diutus menggantikan Kamal Fauzi untuk menduduki kursi Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Jateng. Pergantian jabatan itu tertuang dalam SK DPP PKS Nomor 11/SKEP/DPP-PKS/1439 yang dikeluarkan menjelang keputusan penting jelang Pilgub Jateng, yakni 20 Desember 2017.

Keputusan itu jelas mengarah pada strategi pemenangan Sudirman Said. Ada kemungkinan PKS Jateng di bawah kepemimpinan Kamal, tidak bisa dikendalikan. Ketua Bidang Kepanduan dan Olahraga DPW PKS Jateng, Amir Darmanto mengakui, pergantian ketua ini memang terjadi karena ada masalah. “Memang ada masalah. Karena itu harus ditukar. Sekarang Pak Kamal di DPP, menggantikan Pak Fikri. Sebelumnya, Pak Kamal sudah dipanggil beberapa kali ke DPP,” ucapnya, Kamis (11/1).

Meski begitu, dia menampik jika masalah itu berkaitan dengan strategi pemenangan Sudirman Said pada Pilgub Jateng. “Ini soal partai. Tidak ada kaitannya dengan keputusan politik. Kami di DPW, juga harus taat dengan keputusan di tingkat DPP,” imbuhnya.

Dibeberkan, pergantian struktur partai ini tidak hanya terjadi di Jateng. Di hari yang sama, DPW PKS Jabar juga dilakukan ‘pergantian pemain’. Hanya saja, Amir tidak tahu persis, bagian apa yang digantikan oleh anggota DPP. “Kalau di Jateng, hanya Pak Kamal saja,” tegasnya.

Sementara itu, Kamal mengaku tidak ada masalah dengan DPP. Meski begitu, sebelum resmi dicopot dari DPW, dia menerangkan semacam timeline mengenai sikapnya di Pilgub kepada DPP. Termasuk permintaan penanganan Pilgub Jateng.

“Saya minta, saya tetap menangani Pilgub. Tentu dibantu Pak Fikri yang sekarang jadi ketua DPW. Rencananya, pekan depan akan ada rakerwil. Serah terima jabatannya resmi tanggal 21 Januari 2018,” tegasnya.

Fikri menambahkan, Kamal tidak dipecat dari PKS. Hanya mengalami pergantian jabatan saja. “Tidak ada pemecatan. Memang ketuanya diganti, tapi tidak ada masalah ya.Ini gak ada masalah promosi atau degradasi, hanya perputaran biasa,” tuturnya.

Dijelaskan, Kamal justru dianggap naik jabatan. Fikri pun pernah menjadi Ketua DPW PKS Jateng saat masih aktif menjadi Wakil Ketua DPRD Jateng. Karena tugasnya sebagai Wakil Komisi X DPR Ri, dia digantikan Kamal karena lebih sering di Jakarta.”Tidak benar kalau dipecat. Dia (Kamal) mendampingi kami. Mendampingi pendaftaran Bupati di Kudus. Ini sekadar teknis pembagian tugas saja,” tandasnya. (amh/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...