33 C
Semarang
Jumat, 18 September 2020

Pos Layanan Butuh Perbaikan

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Sejumlah dinas di Pemkot Semarang dinilai belum memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Hal ini diketahui dari hasil survei yang dilakukan pengamat politik dan pemerintahan Universitas Diponegoro (Undip) Teguh Yuwono atas kinerja pelayanan Pemkot Semarang.

Secara umum, survei ini menunjukkan bahwa pelayanan Pemkot Semarang dan sejumlah perangkatnya telah memberikan kepuasan masyarakat. Hanya saja, terdapat beberapa pos yang oleh masyarakat dinilai masih memerlukan perbaikan.

Beberapa pos tersebut diantaranya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil), Dinas Kesehatan, Rumah Sakit, dan Puskesmas. Selain itu, keluhan juga diberikan karena masih adanya jalan rusak, rob, serta kemacetan.

”Dispendukcapil memang yang banyak diberi masukan. Salah satunya karena kinerjanya dinilai kurang sempurna. Perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan pelayanan,” jelas Dosen FISIP Undip ini. Beberapa instansi ini, dikatakan olehnya, banyak mendapat sorotan masyarakat karena dalam praktiknya bersinggungan langsung dengan masyarakat.

Sementara pelayanan yang dinilai paling memuaskan diantaranya Kelurahan, Dinas Pendidikan, dan Kecamatan. Kesemuanya dipandang baik sebab dalam memberikan pelayanan cenderung lebih simpel dan tidak bertele-tele.

Survei ini, dikatakan Teguh, dilaksanakan untuk evaluasi kinerja Pemkot Semarang dengan segenap perangkatnya. Pemerintah ingin melakukan evaluasi kinerja dengan mendasarkan masukan warga masyarakat.

”Ke depan kita dengarkan pendapat masyarakat secara rutin. Diterima masukkan itu untuk memperbaiki. Karena itu bagian membangun pemerintahan. Intinya hampir 90 persen baik, tapi ada beberapa pos yang perlu diperbaiki,” katanya.

Menanggapi hasil survei ini, Sekretaris Dispendukcapil Kota Semarang, Retno Tri Widyastuti mengatakan, hasil ini tentunya akan menjadi pertimbangan untuk memperbaiki dinas ke depannya. Dirinya mengakui akan keluhan warga masyarakat terutama terkait persoalan kepemilikan KTP-el.

”Saat itu memang karena ketersediaan blanko dari pusat yang terbatas. Kalau saat ini pelayanan sudah bisa lebih cepat. Karena ketersediaan blanko sudah ada,” jelasnya. Dia menambahkan bahwa survei ini akan digunakan sebagai bahan evaluasi untuk memberikan pelayanan lebih baik lagi ke depannya.

Meskipun masih banyak yang menilai dinas ini kurang sempurna, sebagian masyarakat mengapresiasi dinas ini karena memberikan pelayanan tanpa adanya pungutan. (sga/ric)

Berita sebelumyaCetak 1000 Pengusaha Santri
Berita berikutnyaCuaca Buruk Tak Melaut

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Dongkrak Penjualan, Lelang Elektronik

MAGELANG – Penjualan barang elektronik menjelang akhir tahun ini cenderung sepi. Sejumlah cara harus dilakukan untuk mendongkrak penjualan. Toko Electronic City di Artos Mall menggelar...

Dosen UM Magelang Dirikan PAUD

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG-Kecamatan Muntilan telah mencanangkan diri sebagai kecamatan layak anak. Untuk mendukung program tersebut, Desa Menayu sebagai salah satu desa di Kecamatan Muntilan akan...

LG Hadirkan Mesin Cuci Smart Inverter

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Mengawali tahun 2018, PT LG Electronics Indonesia (LG) kembali melakukan inovasi dengan menghadirkan teknologi inverter pada pada mesin cuci. Mesin cuci...

563 TPS Rawan Pelanggaran

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Panitia Pengawas Pemilu (Panwas) Kota Semarang mengidentifikasi 563 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Semarang rawan terjadi pelanggaran. Kerawanan ini dibagi dalam 15...

Tunas Pamor Kuasai Dini Putri

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG - Pemain putri klub Perkumpulan Bulutangkis (PB) Tunas Pamor tampil menawan dengan meraih all final di kelompok tunggal dini putri Djarum Foundation...

Digemari Mahasiswa dan Selebgram

RADARSEMARANG.COM - Kreativitas dalam berbisnis memang tidak ada matinya. Seperti yang dilakukan Donat Bunny, yang mengkreasikan sejumlah karakter dalam donat untuk mengikuti perkembangan zaman....