33 C
Semarang
Jumat, 3 Juli 2020

Eks Kepala Dinas Jadi Tersangka

Another

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru...

RADARSEMARANG.COM, PURBALINGGA – Polres Purbalingga terus mengusut kasus dugaan korupsi pembangunan Unit Gedung Baru (UGB) TK Negeri Pembina Padamara. Ketua panitia pembangunan yang berinisial IS telah ditetapkan sebagai tersangka. IS juga pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purbalingga.

Kabag Ops Polres Purbalingga Kompol Herman Setiono mengatakan, pembangunan gedung TK tersebut dilaksanakan dalam rentang waktu 2011 hingga 2013. Anggaran pembangunan gedung diperoleh dari Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini Kementerian Pendidikan Nasional.

Tersangka menunjuk pihak ketiga untuk melaksanakan pemasangan rangka atap baja ringan di gedung TK yang dibangun. Namun rangka atap baja ringan yang dipasang tersebut ambruk pada Februari 2014, sehingga gedung TK tidak bisa digunakan.

“Penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi ini memang membutuhkan proses yang melibatkan banyak pihak mulai dari penelitian tim ahli dari Politeknik Semarang, Inspektorat Kabupaten Purbalingga dan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah. Hal tersebut untuk bisa mengetahui adanya kesalahan prosedur atau penyimpangan dalam pemasangan atap bangunan sekolah dan memastikan adanya kerugian negara,” jelas Herman.

Ambruknya atap gedung tersebut menyebabkan negara menderita kerugian sebesar Rp 307.671.886,30. Dari total tersebut, tersangka sudah mengembalikan uang ke kas negara sebesar Rp 8.787.300. Sehingga masih ada kerugian negara yang belum dipulihkan sebesar Rp 298.884.586,30.

Polisi telah melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut sejak 19 Februari 2014. Hingga akhirnya IS ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 2 ayat 1 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU RI Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 64 ayat 1 KUHP.

Usai gelar perkara, penyidik langsung membawa tersangka dan barang buktinya ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Purbalingga untuk proses selanjutnya. Hal ini dilakukan karena berkas perkara yang dikirimkan penyidik kepolisian sudah dianggap lengkap oleh kejaksaan. (jpg/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah...

Tiga Bersamaan

Tiga orang hebat ini punya ide yang mirip-mirip. Hafidz Ary Nurhadi di Bandung, dr Andani Eka Putra di Padang dan Fima Inabuy di Kupang,...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Sigap Tangani Pasien

RADARSEMARANG.COM - Perawat Puskesmas Pandanaran datang memeriksa pasien dengan menggunakan sepeda motor ambulan hebat, Kamis (26/7). Ambulan Hebat Sepeda Motor merupakan diversifikasi tipe armada...

BANGUN RUANG TERBUKA HIJAU

Alat berat meratakan tanah di Lapangan Garnisun Jalan Dr Sutomo Kota Semarang, Senin (21/8). Proyek pembangunan lapangan dan ruang terbuka hijau di kawasan Kalisari...

16 Pelajar Diciduk Satpol

TEGAL- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tegal kembali melakukan razia pelajar bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) serta kepolisian, Rabu (22/11). Dalam...

Fokus Kembangkan Wisata di Borobudur

ANGGOTA DPR RI Komisi V, Nusyirwan Soedjono menyampaikan komitmennya bakal terus mendukung perkembangan wisata di kawasan Candi Borobudur. Menurutnya, orientasi wisata Borobudur harus mulai...

Menyelam Itu Asyik

SELAMA kuliah di Universitas Diponegoro (Undip), Zulfa Amalia dikenal sebagai aktivis lingkungan. Ia aktif di kelompok pencinta alam Wapeala Undip. Zulfa kerap ikut kampanye...

Banjir Bandang di Ngaliyan Diduga Akibat Embung Jebol

SEMARANG - Warga Perumahan Wahyu Utomo, Kelurahan Tambakaji, Ngaliyan, Semarang, meminta Pemkot Semarang mengusut tuntas penyebab banjir bandang akibat meluapnya Sungai Pengilon, Selasa (7/2)...