33 C
Semarang
Selasa, 27 Oktober 2020

Cetak 1000 Pengusaha Santri

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Himpunan Pengusaha Santri Indonesia (HIPSI) menargetkan mencetak 1000 pengusaha dari kalangan santri. Dengan jumlah yang sangat banyak, para santri diharapkan bisa membantu mendongkrak perekonomian Indonesia.

”Itu secara makro. Secara mikro kita ingin agar para santri bisa mandiri,” jelas Koordinator HIPSI Jateng, Arif Royyan. Para santri diharapkan tidak hanya memiliki pengetahuan tentang agama saja. Namun bisa sadar untuk terlibat dalam pembangunan ekonomi Indonesia dengan mengembangkan usahanya.

”Mengenai usahanya, ada berbagai macam usaha mulai dari properti, bidang tambang, garmen, ekspor impor juga ada. Yang sudah diekspor ada briket, tuna, sarden dan furnitur,” jelasnya.

Dalam hal ini, dikatakan Royyan, HIPSI juga menggandeng sejumlah lembaga dan instansi pemerintahan. Seperti Bulog dan Kementerian Koperasi. Bersama Bulog, kerjasama dilakukan dalam penggunaan e-voucher. Oleh masyarakat miskin, e-voucher ini dapat ditukarkan dengan sembako di warung-warung yang telah ditunjuk HIPSI. ”Kalau yang dengan Kementerian itu memberikan modal pada UMKM santri,” terangnya.

Untuk dapat mencapai targetnya, HIPSI terus melakukan upaya peningkatan kualitas SDM para santri. Sebab, tidak semua santri telah memiliki jiwa entrepreneur. ”Sehingga kita sering mengatakan workshop dan seminar untuk membekali santri dengan pengetahuan entrepreneur. Kita sering mengadakan di pesantren terkait santri preneur,” kata dia.

Target 1000 pengusaha santri ini akan dicapai oleh HIPSI dalam 2020 mendatang. Saat ini sudah ada sejumlah pondok pesantren seperti di Pati, dan Brebes yang dijadikan percontohan. Ke depan, santri preneur ditargetkan bisa menyebar ke seluruh Indonesia. (sga/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Teknologi Augmented Reality untuk Kelas Inspiratif

RADARSEMARANG.COM - PERKEMBANGAN teknologi menuju era digitalisasi sudah merambah ke bidang pendidikan. Siswa dengan istilah “anak zaman now” tidak dapat lepas dari teknologi. Hampir...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...