33 C
Semarang
Kamis, 6 Agustus 2020

Tinggal Sendiri, Nadiro Meninggal

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Seorang wanita yang tinggal di Jalan Pelita I RT 2/10 Perum Buaran Pekalongan Selatan Kota Pekalongan, Nadiro, 70, ditemukan dalam meninggal dunia di dalam rumahnya, Selasa sore (9/1) kemarin. Belum diketahui penyebabnya, polisi menunggu hasil visum.

Dari keterangan sejumlah saksi dan tetangganya, korban diketahui terakhir keluar rumah pada Sabtu (6/1) kemarin. “Saya sempat menyapa Bu Nadiro, mau kemana. Itu terakhir saya ketemu,” ucap tetangga korban yang tidak mau disebut namanya.

Saat ketemu tersebut, kata tetangganya, korban tidak mengeluh sedang menderita suatu penyakit. Selama ini juga, korban hidup sendiri di rumah tersebut. Anaknya tinggal di Ambokembang Kedungwuni atau hanya berjarak 3 kilometer dari rumah korban.

Namun karena beberapa hari tidak keluar rumah, para tetangga korban mulai curiga. Selain itu, dari dalam rumah mengeluarkan bau busuk hingga ke jalan kampung.

Warga kemudian melaporkan kepada petugas polsek Pekalongan Selatan. Atas laporan tersebut, warga bersama membuka pintu rumah secara paksa. Ternyata, korban sudah meninggal dunia dalam posisi terlentang.

Kapolsek Pekalongan Selatan, Kompol Junaedi menjelaskan bahwa awal mula diketahui peristiwa ini bermula dari kecurigaan warga yang mencium bau busuk di sekitaran rumah korban.

“Setelah dapat laporan warga, petugas segera menuju TKP. Terpaksa pintu kami dobrak. Korban meninggal di dalam kamarnya, sudah dalam kondisi membusuk,” jelasnya.

Dari informasi yang dikumpulkan, selama ini  Nadiroh hidup seorang diri. Korban diperkirakan sudah meninggal dunia selama 3 hari. Guna kepentingan penyelidikan, jasad korban dievakuasi oleh petugas kepolisian yang dibantu tim BPBD dan SAR Kota Pekalongan ke RSUD Bendan untuk divisum. (han/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Menulis Perlu Jadi Kebiasaaan

MAGELANG – Kondisi industri perfilman Indonesia yang mulai kehilangan ide dan terkesan monoton, merupakan peluang besar yang bisa dimanfaatkan kaum muda dalam menyalurkan idenya....

Andien Promosikan Kereta Api

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – PT KAI Daop 4 Semarang, mengandeng penyanyi Andien untuk mempromosikan Museum Kereta Api Ambarawa dan Lawang Sewu. Humas KAI Daops 4...

Jalan Rusak DikeluhkanWarga

KENDAL—Warga Desa Kedungsari, Ngerjo dan Kedunggading mengeluhkan buruknya infrastruktur jalan yang melintas di Desa Kedungsari. Selain belum beraspal, kondisi jalan juga berlumpur dan licin....

Lima Pejabat Pemkot Mendadak Dimutasi

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Lima orang pejabat eselon II Pemerintah Kota Semarang dirotasi, Kamis (19/7). Kelima pejabat tersebut di antaranya Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata...

Akhirnya Divonis 10 Tahun Penjara

SEMARANG–Supardi, 22, seorang penjaga indekos divonis pidana penjara 10 tahun penjara dan biaya perkara Rp 2500 oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Semarang yang...

Unggulan Anak Putra Lewati Penyisihan Pertama

SEMARANG-Pemain seeded unggulan di kelompok usia tunggala anak putra berhasil melewati babak penyisihan pertama USM Blibli Flypower Liga Bulutangkis Jateng & DIY 2017 Seri...