33 C
Semarang
Jumat, 10 Juli 2020

Tepergok Nyetrum Ikan, Lari Tinggalkan Motor

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, PURBALINGGA – Polsek Rembang Polres Purbalingga mengamankan lima unit sepeda motor berbagai merek yang ditinggal pemiliknya di pinggir kebun wilayah Desa Karangbawang, Kecamatan Rembang, Senin (8/1) malam. Sepeda motor tersebut diduga milik sejumlah orang yang sedang mencari ikan menggunakan alat setrum di Sungai Gintung. Begitu aksinya diketahui warga, para pencari ikan dengan alat terlarang tersebut lari meninggalkan sepeda motor mereka.

“Dibantu warga sekitar lokasi, 5 sepeda motor diangkut menggunakan mobil dinas dan kendaraan bak terbuka untuk dibawa dan diamankan ke Polsek Rembang,” jelas Kapolsek Rembang AKP Ngatijan.

Berdasarkan keterangan kepala dusun setempat Nasrudin, 40, seorang warga mendapati sejumlah orang sedang mencari ikan di sungai dengan alat setrum. Ia lantas memberi tahu warga lain dan berusaha mengamankan orang tersebut.

Namun mereka langsung lari meninggalkan lokasi begitu melihat kedatangan warga. Mereka diduga lari karena takut akan ditangkap. Warga hanya menemukan 5 motor yang diduga milik pelaku. Karena setelah ditunggu, tidak ada yang mengaku sebagai pemilik motor, akhirnya warga melapor ke Polsek Rembang.

Lima sepeda motor yang diamankan adalah Yamaha Mio Soul warna merah dengan nomor polisi L 4686 TL, Yamaha Jupiter Z warna hitam nopol R 2670 DM, Yamaha Mio warna merah nopol B 4978 BIM, Suzuki Satria warna putih hitam tanpa plat nomor dan Yamaha Mio warna merah tanpa plat nomor. Para pemilik motor tersebut bisa mengambil kembali hartanya di Polsek Rembang dengan menunjukkan surat kendaraan.

“Mencari ikan dengan alat setrum melanggar peraturan karena bisa merusak ekosistem dan mengganggu populasi ikan di sungai. Selain itu tindakan mereka bisa merugikan bagi pencari ikan yang dilakukan secara tradisional seperti pemancing dan nelayan yang memakai jaring,” jelas Ngatijan. (jpg/ton)

Berita sebelumyaAnggaran Polres Dipangkas
Berita berikutnyaTewas Saat Tebang Pohon

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Undip Tambah Dua Guru Besar

SEMARANG – Universitas Diponegoro (Undip) kembali menambah daftar guru besarnya. Dari 8 tambahan guru besar, dua diantaranya berasal dari Fakultas Kedokteran (FK) yakni Prof...

April, Terminal Baru Demak Dibangun

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Pemkab Demak patut berbangga. Sebab, membaiknya infrastruktur jalan kabupaten hingga pedesaan dalam waktu dekat juga diikuti dengan rencana pembangunan terminal baru tipe...

Stok Melimpah, Harga Sembako Stabil

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Dua pekan menjelang perayaan hari raya Idul Fitri 1439 H, Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, bersama Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan...

Tujuh Kelurahan Butuh Perhatian Ekstra

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Sebanyak tujuh dari 23 kelurahan yang ada di Kota Salatiga harus mendapatkan perhatian ekstra. Pasalnya, ketujuh kelurahan itu tingkat kemiskinan paling...

Tebing di Bawen Membahayakan

SEMARANG – Tebing di 2 km terakhir ruas tol Salatiga-Bawen dianggap rawan longsor dan membahayakan kendaraan yang melintas. Tebing di daerah Bawen, Kabupaten Semarang...

Sido Muncul Ekspansi Pasar ke Filipina

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, Tbk  mulai Januari 2018 fokus untuk  memperluas pangsa pasar, khususnya Tolak Angin dan Kuku...