33 C
Semarang
Rabu, 5 Agustus 2020

Gelontorkan 30 Ribu Ton Beras

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Perum Bulog Divisi Regional Jawa Tengah menggelontorkan 30 ribu ton beras dalam operasi pasar bulan Januari ini. Kegiatan yang bekerjasama dengan Satgas Pangan ini sebagai upaya menstabilisasi harga beras yang terus bergerak naik.

Kepala Perum Bulog Divre Jawa Tengah, Djoni Nur Ashari mengatakan, di awal tahun ini mulai terjadi pergerakan harga beras hingga melebihi harga eceran tertinggi (HET). Khususnya kelas medium yang dikonsumsi oleh sebagian masyarakat.

“HET untuk medium Rp 9.450. Di sejumlah pasar harga yang ditawarkan diatas harga tersebut, bervariasi tergantung dari varian beras tersebut. Ada yang Rp 10.000 atau diatasnya untuk varian medium yang sudah mendekati kelas premium,” ujarnya, Selasa (9/1).

Kenaikan harga tersebut disebabkan permintaan yang tinggi. Sedangkan pasokan belum melimpah. Hal ini berkaitan dengan panen yang baru terjadi di beberapa titik saja. Diantaranya, Tegal, Ambarawa dan Cilacap.

“Suplai dan permintaan yang tidak seimbang menjadikan harga bergerak naik. Oleh karena itu, kami redam dengan melakukan operasi pasar, utamanya di 15 pasar pencatat inflasi di Jawa Tengah. Diantaranya Semarang, Surakarta, Kudus, Cilacap, Banyumas dan Tegal,” ujarnya.

Pada Januari ini, lanjut Djoni, operasi pasar yang juga bekerjasama dengan sejumlah pedagang di beberapa pasar diluar pencatatan inflasi pihaknya sediakan 30 ribu ton. Namun demikian, tidak menutup kemungkinan pihaknya akan menambah jumlah beras yang digelontorkan ke pasaran.

“Pada prinsipnya, selama harga masih terus bergerak, maka kami akan terus masuk untuk meredam harga tersebut. Tapi kalau harga sudah stabil apalagi pada panen raya bulan Maret nanti, ya operasi kami hentikan, karena pasokan akan melimpah,” ujarnya. (dna/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pangdam Jadikan Museum, Ikon Kota Semarang

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Museum Mandala Bahkti milik Kodam IV Diponegoro yang selama ini terkesan kuno dan kumuh, kini terus dibenahi. Rencananya akan dilengkapi dengan penataan lampu...

Pedagang Yaik Tolak Penetapan Zonasi

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Sosialisasi rencana relokasi pedagang Pasar Yaik Baru berjalan alot. Para pedagang menolak Dinas Perdagangan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang turut campur dalam penetapan...

Batasan Umur Jadi Kendala

SEMARANG - Pelaksanaan Porprov menjadi ajang mempersiapkan atlet untuk kejuaraan yang lebih tinggi, seperti PON. Namun, batasan umur pada cabang olahraga karate menjadi kendala...

Pencapaian SPM Pendidikan Belum Optimal

DEMAK- Pencapaian standar pelayanan minimal (SPM) pendidikan di Demak dinilai belum optimal.  Dari 34 indikator SPM, baru 27 indikator yang terpenuhi. Hal ini mengemuka...

Usai Transaksi Sabu, Pemakai Diciduk

MAGELANG— Tim Opsnal Satuan Resnarkoba Polres Magelang berhasil menangkap dua pemuda yang tengah bertransaksi narkoba. Keduanya diciduk saat bertransaksi di pertigaan Jalan Tegalrejo, pada...

Sporty Bisa, Feminim Oke

Sebagai salah satu pendukung dalam tampilan yang lebih maksimal, alas kaki tak ketinggalan menjadi perhatian. Trennya pun bergulir mengikuti perkembangan fashion maupun hal-hal yang...