33 C
Semarang
Senin, 26 Oktober 2020

78 Dukuh Kampung KB Terima 697 KKN

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sebanyak 697 mahasiswa Universitas Pekalongan (Unikal) diterjunkan untuk Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Pekalongan. Mereka akan ditempatkan di 78 Dukuh Kampung KB di 13 Kecamatan Kabupaten Pekalongan.

Para mahasiswa Unikal akan melakukan KKN mulai 9 Januari hingga 8 Februari 2018. Selama di lapangan, mereka akan mengajar dan melaksanakan program-program konkrit yang berkaitan dengan pengembangan Kampung KB. Meliputi program kependudukan, keluarga berencana menuju keluarga kecil berkualitas, meningkatkan jumlah peserta KB aktif modern, ketahanan keluarga melalui bina keluarga balita, bina keluarga remaja, bina keluarga lansia, dan PIK.

Dari 78 Dukuh Kampung KB tersebut tersebar di 13 kecamatan. Tiap kecamatan dipilih 2 desa. Masing -masing desa dipilih 3 dukuh atau 3 kelompok KKN. Masing-masing kelompok terdiri atas 8 hingga 9 mahasiswa. Yakni di Kecamatan Wonokerto, Talun,  Kedungwuni, Doro, Wonopringgo, Bojong, Karanganyar, Paninggaran, Kajen, Buaran, Kesesi, Sragi dan Karangdadap.

Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, mengungkapkan bahwa melalui KKN, mahasiswa mampu menjadi motivator dan fasilitator dalam pemberdayaan masyarakat. Untuk itu, harus ada koordinasi dan kerjasama yang baik antara mahasiswa, masyarakat, pemerintah, dan stakeholders dalam upaya mensinergikan program dan kegiatan KKN dengan program-program pemerintah yang ada di desa.

Menurutnya Pemkab Pekalongan sangat membutuhkan masyarakat yang mengedukasi, mendampingi, memberikan ilmu yang berguna dan berdampak pada kemakmuran dan kesejahteraan, serta pendidikan.

Bupati Asip juga mengatakan bahwa pada tahun 2014/2015 Kabupaten Pekalongan nomor satu di Jawa Tengah, untuk Angka Kematian Ibu Melahirkan. Namun pada tahun 2016 hingga 2017, Angka Kematian Ibu Melahirkan turun drastis, dari 38 kasus di tahun 2014/2015, di akhir tahun 2017 hanya 12 kasus.

“Saya berpesan kepada adik-adik yang ikut KKN yang berada di dusun dengan tingkat partisipasi KB masih kurang/di bawah 80 persen, harus ada upaya strategis. Untuk itu nanti adik-adik akan dibimbing oleh kades dan camat setempat,” kata Bupati Asip. (thd/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...