31 C
Semarang
Rabu, 12 Mei 2021

Nasib Pengungsi Belum Jelas

RADARSEMARANG.COM, PURWOREJO — Sejumlah keluarga korban longsor akibat tanah bergerak di Desa Wonotopo, Kecamatan Gebang, Purworejo, masih berada di pengungsian. Sudah hampir satu bulan, nasib mereka belum jelas. Kepala Desa Wonotopo Amat Kozaki menuturkan, hingga saat ini pihaknya belum bisa memutuskan sampai berapa hari lagi mereka harus berada di pengungsian.

“Untuk sementara, ada 68 orang yang masih bertahan di pengungsian. Mereka terpaksa diungsikan, sembari menunggu hasil penelitian yang dilakukan oleh tim dari Bandung.” Kozaki mengakui, sampai hari ini (kemarin), belum ada kepastian yang jelas, mengenai nasib para pengungsi.

Kata Kozaki, jika harus direlokasi, warga menyatakan bersedia. Ia berharap, Pemkab tidak terlalu lama memberikan keputusan. “Selain mengganggu keseharian masyarakat, stok logistik juga semakin menipis.” Ia mencontohkan, ketersediaan beras kemungkinan satu bulan ke depan masih mencukupi. “Namun untuk kebutuhan lauk-pauk sudah minim paling tinggal 1 minggu lagi.”

Kemarin, Kades Kozaki menerima bantuan dari Kwarcab Purworejo. Ia menyampaikan terima kasih, masih banyak yang peduli pada nasib warganya di pengungsian. Di lokasi pengungsian, Pramuka Kwarcab Purworejo menyambangi beberapa titik. Selain memberikan dorongan moril, mereka juga memberikan bantuan sembako. “Jangan dilihat dari nilainya, tapi harapan kami supaya para korban dapat sedikit terbantu,” kata Sukoso DM, perwakilan Pramuka Kwarcab Purworejo, Senin (8/1) kemarin.

Kwarcab Purworejo, kata Sukoso, siap jika tenaga mereka dibutuhkan. Terlebih, melihat kondisi para pengungsi yang belum jelas sampai kapan mereka harus bertahan di lokasi pengungsian. “Sudah hampir satu bulan mereka bertahan di pengungsian. Tentu ini menghambat aktivitas keseharian mereka, khususnya anak-anak.” (jpg/isk)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here