26 C
Semarang
Rabu, 9 Juni 2021

PPP Resmi Turunkan Rekomendasi

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) resmi menurunkan rekomendasi kepada pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo-Taj Yasin, Senin malam (8/1) kemarin. Prosesi penyerahan rekomendasi digelar di kantor Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Jateng oleh Wakil Ketua DPP PPP, Arwani Thomafi didampingi Ketua DPW PPP Jateng, Masruhan Syamsurie.

Ketika Arwani menyerahkan surat rekomendasi, para kader PPP yang menyaksikan spontan meneriakkan takbir. Mereka tampak sumringah menyaksikan pasangan Ganjar-Yasin yang telah sah untuk bertarung di Pilgub Jateng.

Arwani menjelaskan, pasangan Ganjar-Yasin merupakan representasi kekuatan nasionalis dan agamis. Keduanya, digadang-gadang mampu melanjutkan kesinambungan pembangunan di Jateng. “Nasionalis dan santri itu pilar bagi pembangunan masyarakat,” tuturnya.

Dijelaskan, Gus Yasin bukanlah satu-satunya kader yang diajukan PPP untuk berkompetisi di Pilkada Jateng. Sebelumnya, nama Arwani dan Masruhan juga sempat muncul untuk menjadi wakil Ganjar. Tapi setelah ditimang-timang dan menerima masukan dari para tokoh, kiai, santri, hingga struktur partai, diputuskan untuk mengusung Gus Yasin. “Dia (Gus Yasin, red) ini kan tokoh muda. Santri era milenial. Santri zaman now,” tuturnya.

Dia berharap, duet Ganjar-Yasin bisa sukses pada bursa Pilgub Jateng. Mengayomi masyarakat dan membawa Jateng menjadi lebih baik. “Ini pernikahan yang sah. Berangkat dari rasa tresno, tidak ada kebencian. Niatnya membangun Jateng. Semoga membangunnya juga dengan rasa tresno,” cetusnya.

Petahana Ganjar bercerita, setelah pengumuman rekomendasi PDIP di Jakarta, Minggu siang (7/1) kemarin, pertemuannya dengan Gus Yasin baru terjadi Senin sore (8/1), di rumah dinas Gubernur Jateng Puri Gedeh Semarang. Meski begitu, itu bukan menjadi kendala komunikasi. “Kami baru ketemu tadi sore (kemarin, red) setelah diumumkan rekomendasi (dari PDIP) di rumah dinas. Kami langsung ngobrol banyak dan foto-foto,” terangnya.

Menanggapi potensi head to head melawan koalisi pengusung Sudirman Said yang dihuni Partai Gerindra, PAN, dan PKS, Ganjar tidak ingin ada rasa panas. Dia berharap, pesta demokrasi lima tahunan ini bisa menjadi Pilgub yang saling menghormati demi kepentingan bersama. “Saya tetap saling sapa dengan kandidat lain, yang saat ini muncul, yakni Pak Sudirman Said. Semoga nanti pas Pilgub juga begitu. Tetap aman,” tuturnya.

Sementara itu, Gus Yasin mengaku tidak banyak mendapatkan pesan khusus dari ayahnya, kiai kondang dari Rembang, Maimun Zubair. Dia hanya dititipi agar mengayomi warga Jateng. “Bisa membawa Jateng tetap tentram,” tutur anggota Komisi E DPRD Jateng ini.

Mengenai pengunduran diri dari anggota legislatif, Gus Yasin mengaku sedang dalam proses. “Sudah kami layangkan (surat pengunduran diri),” tegasnya. (amh/ida)

Latest news

Garuda Ayolah

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here