31 C
Semarang
Jumat, 4 Desember 2020

Ditarik Biaya Rp 700 Ribu, Kini Sertifikat “Disekolahkan”

Kisah Para Penerima Sertifikat Tanah “Jokowi”

Menarik

Dorong UMKM Bangkit, BRI Kembali Gelar BRILIANPRENEUR 2020

RADARSEMARANG.COM - JAKARTA  – Bank BRI kembali menggelar pameran industri kreatif UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2020. Kegiatan ini merupakan puncak dari rangkaian HUT Bank BRI...

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

RADARSEMARANG.COM – Lewat program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), Presiden Joko Widodo (Jokowi) “mengobral” sertifikat tanah gratis kepada warga. Pada 2017 lalu, dibagikan hampir 4,2 juta sertifikat dari target 5 juta sertifikat. Untuk tahun ini (2018) akan dibagikan 7 juta sertifikat, dan pada 2019 ditargetkan 9 juta sertifikat. Lalu di kemanakan ‘sertifikat Jokowi’ itu setelah di tangan warga? Benarkah sebagian besar ‘disekolahkan’ di bank dan lembaga keuangan lainnya?

SUDARMAJI bisa tersenyum lega. Perjuangan warga Korowelang Anyar, Kecamatan Cepiring, Kendal ini mengurus sertifikat tanah rumah yang kini ditempatinya membuahkan hasil. Bahkan, ia tidak mengeluarkan biaya sepeser pun. Sudarmaji mengurus sertifikat lewat Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona), yang merupakan bagian dari program PTSL dari Jokowi.

Dia mengaku, selama ini sempat kesulitan mengurus sertifikat sebidang tanahnya lantaran biayanya yang cukup tinggi. Ia tak mampu menanggung biayanya, karena kondisi ekonomi keluarganya pas-passan.

“Sudah lama tanah ini ingin saya sertifikatkan, tapi biayanya mahal. Sehingga beberapa kali kami urungkan. Akhirnya, saya mendapatkan kabar dari kepala desa (kades) jika ada program sertifikat gratis bagi tanah yang belum memiliki sertifikat.  Kemudian saya mengajukan dan akhirnya diterima,” akunya.

Ia mengaku sangat bersyukur sekali, karena dengan sertifikat tersebut, kini kepemilikan tanahnya menjadi jelas sepenuhnya miliknya. Namun yang lebih menguntungkan lagi, ia bisa memperbesar usaha keluarganya lewat “menyekolahkan” sertifikat tanah Jokowi ke bank dan koperasi.

“Usaha menjahit dan jualan kerudung milik istri saya. Dulu mau cari pinjaman sulit, sekarang mudah dengan sertifikat tanah sebagai jaminan pinjaman. Lumayan bisa menambah mesin jahit obras yang memang sangat dibutuhkan untuk seorang penjahit,” katanya.

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Dorong UMKM Bangkit, BRI Kembali Gelar BRILIANPRENEUR 2020

RADARSEMARANG.COM - JAKARTA  – Bank BRI kembali menggelar pameran industri kreatif UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2020. Kegiatan ini merupakan puncak dari rangkaian HUT Bank BRI...

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...