33 C
Semarang
Selasa, 11 Agustus 2020

Calon Perangkat Akan Gugat Kades

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, KENDAL — Sejumlah calon perangkat desa berencana melakukan gugatan Tata Usaha Negara (TUN). Hal itu menyusul sejumlah kepala desa yang enggan melantik pascaturunnya surat edaran Bupati Kendal untuk kepala desa agar melantik calon perangkat desa.

Salah satu perangkat yang berencana melakukan gugatan adalah Nanang Khafidz Ahmad, calon perangkat desa jabatan Kasi Pemerintahan di Desa Jurangagung Kecamatan Plantungan. Ia mengaku kecewa karena impiannya untuk dilantik sebagai perangkat desa ternyata gagal.

Padahal ia sudah memenuhi persyaratan yang diwajibkan oleh panitia seleksi. Ia mengikuti tes CAT yang digelar serentak pada 17 Desember lalu. Bahkan ia mendapatkan nilai tertinggi dengan total nilai 70,50. “Justru yang mendapatkan rekomendasi dan yang dilantik adalah yang ranking dua,” tuturnya.

Dari data yang didapat, rekomendasi dari Kecamatan Plantungan jatuh kepada Muhlisin, peserta yang menempati urutan nomor dua. Muhlisin mendapatkan nilai terpaut cukup jauh yakni hanya 55,00.

Dalam berita acara nomor 109/09/PR Kecamatan Plantungan, rekomendasi jatuh kepada Muhlisin. Dengan alasan berkas milik Nanang tidak memenuhi keabsahannya. Yakni surat pembetulan nama dalam ijazah tidak mendapatkan keabsahan dari dinas /instansi yang lebih tinggi.

Nanang mengakui memang ada kesalahan ketidak samaan antara nama ayah dalam ijazah dengan akta kelahiran. Dimana akta kelahiran tertera nama ayahnya Saifullah. Sementara di ijazah nama ayahnya tertera Saefullah. “Cuma beda atau ada kesalahan satu huruf E pada ijazah. Dan itu dianggap tidak sah,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pertengahan Maret Sudah Harus Rata

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Perdagangan menargetkan pada 23 Maret 2018 mendatang, seluruh kios PKL di bantaran Banjir Kanal Timur (BKT) kelurahan kaligawe...

Lain Bos Anbang Lain Pak Wang

Pistol. Lalu pisau. Lantas kantongan. Tiga kata itu populer di Tiongkok. Sejak Xi Jinping jadi presiden. Empat tahun lalu. Itulah tahapan strategi. Dalam pemberantasan korupsi....

Perbanyak Even dan Perbaiki Sapras Destinasi Wisata

PARIWISATA digadang-gadang menjadi sektor unggulan di Kabupaten Magelang. Namun, sejauh ini DPRD Kabupaten Magelang belum melihat ada peningkatan signfikan program kepariwisataan di  Kabupaten Magelang. Ketua...

4 Tersangka Narkoba Huni Sel Polres

DEMAK-Empat tersangka narkoba jenis sabu sabu ditangkap aparat Satnarkoba Polres Demak. Mereka adalah Hadi Priyono, 26, dan Latif, 23, warga RT 7 RW 5,...

Terlibat Timses, Komisioner KPID Dipecat

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Anggota komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jateng, Tazkiyatul Muthmainah diberhentikan, karena dianggap tidak mampu menjaga independensi lembaga. Surat pemecatan Iin -sapaannya- ditandatangani...

Go-Jek Beroperasi Tanpa Identitas

SALATIGA – Awak angkutan kota yang tergabung dalam Induk Paguyuban Angkutan Kota Salatiga (IPAS) kembali menggelar aksi demo dan mogok operasi, Senin (21/8). Mereka...