33 C
Semarang
Jumat, 29 Mei 2020

Utamakan Transparansi Anggaran Desa

Desa Bakalrejo, Kecamatan Susukan

Another

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Transparansi penggunaan APBDes 2017 menjadi prioritas tersendiri bagi Pemdes Bakalrejo, Kecamatan Susukan. Kepala Desa Bakalrejo, Abdullah mengungkapkan transparansi itu penting sebagaimana menjaga bentuk kepercayaan kepada masyarakat.

“Bentuk transparansi antara lain memajang penggunaan APBDes di kantor desa,” ujar Amdullah, Sabtu (6/1). Melalui transparansi tersebut, masyarakat dapat memonitor langsung segala penggunaan anggaran di desa.

Abdullah
Abdullah

Bahkan pihak Pemdes juga membuka rubrik aduan dan pertanyaan kepada warga yang ingin mengetahui penggunaan anggaran desa secara detil. “Kita juga jabarkan bentuk penggunaan anggaran di website desa kita, itu bisa diakses semua orang,” lanjutnya.

Selain transparansi Pemdes setempat juga kreatif yaitu kerap menggelar aktifitas yang berhubungan dengan kaderisasi pemuda. Kaderisasi pemuda merupakan bagian dari pemberdayaan masyarakat.

Dimana hal tersebut diatur juga dalam penggunaan APBDes. Berbagai hal, seperti pemilihan umum ketua karang taruna yang diselenggarakan beberapa waktu lalu. Dimana saat itu, dua orang calon ketua mengikuti setiap tahapan pemilihan layaknya pemilihan umum.

Masing-masing calon juga melakukan kampanye dan menyampaikan visi dan misi untuk membangun generasi muda di desa tersebut. Menurut Abdullah, pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan yang bersifat positif dapat merangsang kreatifitas.

“Saat pemilihan ketua karangtaruna kita juga melibatkan Pemdes untuk semakin semarak,” katanya. Di dalam karangtaruna, lanjutnya, ditekankan setiap pemuda untuk memiliki pemikiran kritis.

Selama ini, Pemdes yang ia pimpin tidak alergi apabila ada pemuda dari karangtaruna setempat yang mengkritik model kepemimpinannya dan pengelolaan pemerintahannya. Menurutnya, kritik yang membangun sangat perlu untuk pembangunan desa.

Keterbukaan tersebut yang saat ini masih di jaga oleh Pemdes setempat. Baik itu terbuka akan saran dan kritik dari masyarakat serta transparan dalam setiap penggunaan APBDes. Dijelaskannya, pembangunan sektor infrastruktur masih terus di kebut oleh pemdes setempat. Hal itu sesuai dengan kebutuhan desa. “Sesuai dengan regulasi DD (Dana Desa) memang untuk membangun infrastruktur,” ujarnya.

Pembangunan infrastruktur sendiri dilakukan secara swadaya masyarakat setempat. Keterlibatan masyarakat dalam setiap pembangunan infrastruktur juga memiliki banyak nilai kearifan lokal, diantaranya yaitu budaya gotongroyong yang masih terjaga. (ewb/bas)

Berita sebelumyaFokus Pelestarian Budaya
Berita berikutnyaPembuktian Legiun Asing

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos pulang. Sempat membuatkan lagu khusus...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

More Articles Like This

Must Read

Wujudkan Rumah Kos yang Ramah dan Aman

UNDANG - Undang Dasar (UUD) Negara Republik Indonesia Tahun 1945 memberikan hak kepada setiap orang untuk hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan...

Wisata Jateng Belum Ramah Difabel

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - DPRD meminta agar pemprov melengkapi fasilitas ramah difabel di objek-objek wisata se Jateng. Karena mereka kaum difabel juga harus diakomodir dan...

Tebak-Tebakan Tak Berhadiah

Penari Langit Bule di Bukit Pabbaresseng (3)  Oleh Dahlan Iskan Saya lagi bertaruh dengan beberapa aktivis green energy. Tentang berapa banyak pembangkit listrik tenaga angin di...

Dirut PT SSS Gagal Divonis

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Penundaan putusan kembali dilakukan atas perkara dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang menjerat Direktur Utama PT Sofia Sukses Sejati (SSS), Hj Windi Hiqma...

Mobil Dewan Dihibahkan KPU

SEMARANG – Seluruh anggota DPRD Jateng telah sepakat mengembalikan mobil dinas untuk diganti tunjangan transportasi sebesar Rp 12 juta per bulan. Nantinya, mobil dinas...

Tak Sampai Seminggu Terungkap

SEMARANG–Kasus perampokan disertai pembunuhan di sebuah Indomaret Jalan Gajah Raya RT 5 RW 2 Kelurahan Pandean Lamper Gayamsari, hingga Sabtu (9/12) kemarin, belum terungkap....