33 C
Semarang
Jumat, 14 Agustus 2020

Utamakan Transparansi Anggaran Desa

Desa Bakalrejo, Kecamatan Susukan

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Transparansi penggunaan APBDes 2017 menjadi prioritas tersendiri bagi Pemdes Bakalrejo, Kecamatan Susukan. Kepala Desa Bakalrejo, Abdullah mengungkapkan transparansi itu penting sebagaimana menjaga bentuk kepercayaan kepada masyarakat.

“Bentuk transparansi antara lain memajang penggunaan APBDes di kantor desa,” ujar Amdullah, Sabtu (6/1). Melalui transparansi tersebut, masyarakat dapat memonitor langsung segala penggunaan anggaran di desa.

Abdullah
Abdullah

Bahkan pihak Pemdes juga membuka rubrik aduan dan pertanyaan kepada warga yang ingin mengetahui penggunaan anggaran desa secara detil. “Kita juga jabarkan bentuk penggunaan anggaran di website desa kita, itu bisa diakses semua orang,” lanjutnya.

Selain transparansi Pemdes setempat juga kreatif yaitu kerap menggelar aktifitas yang berhubungan dengan kaderisasi pemuda. Kaderisasi pemuda merupakan bagian dari pemberdayaan masyarakat.

Dimana hal tersebut diatur juga dalam penggunaan APBDes. Berbagai hal, seperti pemilihan umum ketua karang taruna yang diselenggarakan beberapa waktu lalu. Dimana saat itu, dua orang calon ketua mengikuti setiap tahapan pemilihan layaknya pemilihan umum.

Masing-masing calon juga melakukan kampanye dan menyampaikan visi dan misi untuk membangun generasi muda di desa tersebut. Menurut Abdullah, pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan yang bersifat positif dapat merangsang kreatifitas.

“Saat pemilihan ketua karangtaruna kita juga melibatkan Pemdes untuk semakin semarak,” katanya. Di dalam karangtaruna, lanjutnya, ditekankan setiap pemuda untuk memiliki pemikiran kritis.

Selama ini, Pemdes yang ia pimpin tidak alergi apabila ada pemuda dari karangtaruna setempat yang mengkritik model kepemimpinannya dan pengelolaan pemerintahannya. Menurutnya, kritik yang membangun sangat perlu untuk pembangunan desa.

Keterbukaan tersebut yang saat ini masih di jaga oleh Pemdes setempat. Baik itu terbuka akan saran dan kritik dari masyarakat serta transparan dalam setiap penggunaan APBDes. Dijelaskannya, pembangunan sektor infrastruktur masih terus di kebut oleh pemdes setempat. Hal itu sesuai dengan kebutuhan desa. “Sesuai dengan regulasi DD (Dana Desa) memang untuk membangun infrastruktur,” ujarnya.

Pembangunan infrastruktur sendiri dilakukan secara swadaya masyarakat setempat. Keterlibatan masyarakat dalam setiap pembangunan infrastruktur juga memiliki banyak nilai kearifan lokal, diantaranya yaitu budaya gotongroyong yang masih terjaga. (ewb/bas)

Berita sebelumyaFokus Pelestarian Budaya
Berita berikutnyaPembuktian Legiun Asing

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Bersihkan Pesisir Pantai

Sejumlah relawan dari komunitas pecinta alam, Pramuka dan ormas membersihkan kawasan pesisir pantai Tambaklorok, Kota Semarang, Minggu (8/10). Gelaran bersih-bersih sampah serentak di nusantara...

Nur Rofik Pimpin FKUB Salatiga

SALATIGA – Wali Kota Yuliyanto melantik pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Salatiga Masa Bakti 2017 – 2022, Kamis (31/8) lalu, di ruang...

Tekan Kriminalitas, CCTV se-Kota Semarang Akan Terintegrasi

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang terus berinovasi untuk mengoptimalkan kinerja. Salah satunya melalui Situation Room. Kemarin (19/2), ruang monitoring yang berada di atas...

Belum Padat, Jalur Tol Rawan Longsor

BATANG-Jika jalur tol Pemalang-Batang maupun Batang-Semarang dipaksakan untuk dilalui arus mudik dan balik Lebaran 2017, sangat berbahaya. Pasalnya, kondisi jalan masih berupa tanah merah...

MAGELANG - Kinerja Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Magelang dikeluhkan sejumlah pelanggan. Utamanya warga Kelurahan Magersari, Kecamatan Magelang Selatan yang sudah dua bulan...

Bupati Prihatin Kasus Petani Surokonto

KENDAL—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal turut prihatin atas tiga petani asal Desa Surokonto Wetan, Kecamtan Pageruyung yang divonis delapan tahun penjara oleh Pengadilan Negeri (PN)...