33 C
Semarang
Jumat, 14 Agustus 2020

Satu Sumbangsih Bagi Bumi di Awal Tahun

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM – EUFORIA kemeriahan natal 2017 dan tahun baru 2018 masih segar di ingatan kita. Gegap gempita perayaan  hampir dinikmati seluruh penduduk dunia, tak terkecuali bagi warga masyarakat  Indonesia. Ajang berlibur, berpergian, berkumpul dan bersantai bersama sanak keluarga menjadi suatu aktivitas yang seakan wajib tak terlewatkan.

Bagi para pelaku usaha khususnya pada sektor penyedia jasa penginapan atau industri perhotelan, momentum tahunan ini jelas sangat dinanti. Demi menarik para tamu pengunjung, setiap penginapan atau hotel berlomba-lomba menggelar sejumlah event bergengsi atau memeberikan tawaran paket-paket fasilitas menggiurkan. Alhasil, sesuai prediksi, dipastikan pada musim ini  semua kamar full terisi, bahkan biasanya  telah full di-booking pada jauh-jauh hari. Peningkatan jumlah tamu pengunjung  dapat melejit mencapai 100 persen  dibanding dengan hari-hari pekan biasanya.

Keuntungan berlipat yang diraup jelas tak diragukan. Namun pernahkah terlintas untuk menyediakan semua kenyamanan demi gelaran sesaat tersebut berbagai dampak justru  ditimbulkan. Ya, ada sumbangan terbesar di awal tahun yang  tanpa sadar kita berikan bagi bumi dengan menambah lagi tekanan lingkungan di mana tempat kita hidup.

Semakin membludaknya jumlah tamu pengunjung, semakin besar pula kebutuhan energi dan sumber daya  yang harus disediakan demi kenyamanan para tamu. Misalnya, dalam penggunaan listrik dan sumber daya air.

Penggunaan energi listrik untuk menjamin kelangsungan operasional dipastikan jauh lebih besar dari biasanaya. Lampu-lampu sebagai media  pencahayaan meskipun di waktu siang serta pendingin ruangan yang digunakan full non stop. Apakah aktivitas ini berpengaruh terhadap lingkungan? Tentu sangat berpengaruh. Kita tidak lupa bagaimana wacana global warming yang terus memanaskan suhu bumi, nah inilah salah satu sumbernya.

Kemudian bagaimana penyediaan sumber daya air? Perlu diketahui bersama, saat ini air bersih merupakan sumber daya yang terbatas. Dengan peningkatan jumlah tamu pengunjung yang menginap tentu konsumsi air bersih yang dibutuhkan akan meningkat pula. Hotel berbintang yang memiliki banyak kamar dengan  menyediakan bath tab dan kolam renang sebagai fasilitasnya akan semakin menambah penggunaan air. Belum lagi yang digunakan untuk memasak, mencuci piring, gelas serta mengepel lantai kamar, restoran dan ruang lobby hotel. Dapat kita perkirakan berapa liter air  bersih yang dipergunakan oleh hotel untuk melakukan aktivitasnya? Dan berapa liter pula buangan yang dihasilkan yang tidak diolah dan langsung dikeluarkan?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pembebasan Lahan Tol Capai 51 Persen

KENDAL—Pembebasan lahan untuk proyek Jalan Tol Semarang-Batang terus dilakukan. Dipastikan, pembebasan lahan dapat selesai maksimal Maret 2017. Sejauh ini, panitia pengadaan tanah telah menyelesaikan...

Heboh Stiker Halal pada Daging Babi

JawaPos.com – Hoax yang satu ini bisa membuat geger umat Islam. Bayangkan, ada kabar daging babi segar dalam kemasan yang diberi label halal. Daging...

1.434 Siswa Lakukan Gerakan Kerapian

RADARSEMARANG.COM, KENDAL - Membuat siswa untuk tampil rapi dan bersih saat berseragam ternyata bukanlah pekerjaan sulit dilakukan. SMK Bina Utama Kendal mampu mengemasnya seperti...

PDAM Perluas Jaringan

UNGARAN –PDAM Kabupaten Semarang melakukan perluasan jaringan ke pelanggan dan meningkatkan pelayanan ke masyarakat. Perluasan jaringan khusus ditujukan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). “Sebanyak 1.500...

Polisi Pastikan Hoax Berita Video Bom di Jaktim

JawaPos.com - Masyarakat diminta tidak mudah percaya. Sebab, informasi hoax terkait aksi teroris banyak berseliweran d media sosial atau group Whatsapp. Seperti berbedar video...

Libatkan Pengusaha Terkenal, Kerugian Puluhan Miliar Rupiah

RADARSEMARANG.COM - Kasus penipuan tanah yang diduga melibatkan pengusaha di Semarang menjadi viral di dunia maya. Ini setelah pengacara selebritis ibu kota Hotman Paris...