33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

Minas Sisakan Satu Trayek, Umbul Mulyo Kini Mangkrak

Bus-Bus ‘Tuyul’ Legendaris yang Pernah Berjaya di Kota Semarang

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM– Keberadaan bus kota berukuran ¾ atau dikenal dengan ‘bus tuyul’ dulu menjadi primadona warga Kota Semarang saat bepergian. Hampir semua jalanan protokol Kota Atlas dilewati bus berkapasitas normal 27-33 penumpang ini. Namun sejak beroperasi bus rapid transit (BRT) Trans Semarang pada 2009, dan maraknya transportasi aplikasi online, bus-bus tuyul mulai kehilangan penumpang dan terpinggirkan. Bahkan, tak sedikit yang sudah tidak beroperasi. Armada bus yang sudah reyot pun dibiarkan ndongkrok di pool.

”IKI akiku piye, mben isuk kok kudu mancing sik. Mben esuk otong-otong aki yo lempoh,” keluh seorang sopir tua kepada pengelola PO Minas.

Keluhan tentang kondisi bus, sepinya penumpang, dan hal-hal lainnya menjadi lazim disampaikan para sopir bus. Pendapatan para sopir pun kian hari kian turun. Bahkan bisa jadi, para sopir harus berhutang setoran saking sepinya penumpang.

Kondisi ini sangat jauh berbeda saat bus 3/4 ini masih menjadi primadona di Semarang. Jika muncul keluhan, mungkin keluhan karena saking banyaknya penumpang tak bisa terangkut semua. Bahkan dulu, bus bukan mencari penumpang, justru penumpanglah yang rela antre menunggu kedatangan bus yang sempat mencapai puncak kejayaan pada 2000-an hingga sebelum diluncurkannya BRT Trans Semarang pada 2009.

Bus Nasima dulu menguasai sebagian besar trayek di Semarang. Saat itu, bus ini melayani trayek Terboyo-Bandungan, Terboyo-Ambarawa, Terboyo-Gedawang, Terboyo-Gunungpati, Terboyo- Boja, Terboyo- Penggaron, Terboyo- Elisabeth, PRPP- Klipang, dan PRPP-Bukitsari. Sempat juga membuka trayek Terboyo- Pringapus Kabupaten Semarang.

Namun dari sejumlah trayek yang pernah dilewati roda-roda kekar bus ini, sekarang tinggal satu taryek yang masih tersisa. Yakni, taryek Terboyo-Elisabeth. Itupun sekarang sudah sepi penumpang. Karena para awak bus harus bersaing dengan primadona baru angkutan masal sekarang, BRT Trans Semarang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Soal Poster ”Garuda Ku Kafir”, Undip Minta Maaf

SEMARANG – Civitas akademika Universitas Diponegoro (Undip) meminta maaf atas pemasangan poster dan spanduk bernada provokatif ”Garuda Ku Kafir” yang sempat menghebohkan kampus FISIP...

Awas,Usia Muda Rentan Terkena Penyakit Jantung

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Stigma penyakit jantung yang identik dengan penyakit orang lanjut usia, dalam beberapa tahun terakhir mengalami pergeseran. Dewasa ini, kalangan usia produktif dan anak...

PDIP Targetkan Dua Kursi dari Dapil Jateng I

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Setelah diumumkannya daftar caleg sementara (DCS), para calon legislatif mulai menyiapkan strategi untuk mendapatkan kursi. Sebab persaingan makin ketat di wilayah Jawa Tengah pada Pemilu...

Diuntungkan Tanpa Pluim

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - PSM Makassar dipastikan tidak akan diperkuat gelandang andalannya, Wiljan Pluim, saat berlaga melawan tuan rumah PSIS Semarang di Stadion Moch Soebroto, Kota...

Periksa Gratis

PERIKSA GRATIS: Ibu Atiqoh beserta putrinya usai pemeriksaan Pap Smear di laboratorium Cito, Kota Semarang, kemarin(21/4). Di Peringatan Hari Kartini Klinik Laboratoium Cito mengadakan pemeriksaan gratis Pap Smear untuk 1500 Perempuan...

Kapolres : Kritik Untuk Layanan Lebih Baik

BATANG - Kapolres Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga beserta Ketua Bhayangkari Batang melakukan kunjungan Kerja di Polsek Gringsing, Selasa (28/11). Kunjungan ini dalam rangka...