33 C
Semarang
Minggu, 12 Juli 2020

Baru Dibangun, Taman Ambrol

Taman Sentiyaki Habiskan Rp 1,7 M

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG Beberapa bagian proyek taman senilai Rp 1,7 miliar di lapangan sepakbola Sentiyaki Kelurahan Bulu Lor, Semarang Utara, ambrol. Padahal proyek taman tersebut baru selesai dikerjakan pada 31 Desember 2017 lalu.  Proyek yang ditangani oleh kontraktor CV Sumber Energi itu mulai dikerjakan pada September lalu.

“Saya ikut prihatin, baru selesai dibangun kok ambrol. Padahal biaya pembangunan menghabiskan Rp 1,7 miliar lebih. Mengapa kualitasnya jelek?” kata salah satu warga, Zaenal Abidin, Sabtu (6/1).

Dikatakannya, sebagai warga Bulu Lor, ia mengaku sebetulnya senang sekali adanya pembangunan Taman Sentiyaki tersebut. Sebab, keberadaan taman tersebut bisa untuk rekreasi warga. “Apalagi dikasih jogging track juga. Warga bisa menikmati keindahan taman tersebut. Cuma pembangunan menyisakan sedikit masalah kualitas pembangunan yang jelek,” keluhnya.

Dengan adanya kualitas pembangunan yang jelek seperti itu, menimbulkan berbagai kecurigaan dan pertanyaan. Apakah pembangunan tersebut sesuai spek atau tidak? “Ini perlu ditindaklanjuti, saya berharap kejaksaan untuk turun tangan, apakah sudah sesuai spek apa belum?” katanya.

Sebelumnya, kata dia, memang tanah di sekitar lokasi taman tersebut sering dilewati truk proyek. Sehingga mengakibatkan kondisi tanah rusak. Tetapi apabila terjadi kerusakan tanah seharusnya diperbaiki oleh pihak kontraktor maupun Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Semarang selaku pihak yang bertanggungjawab. “Sehingga warga bisa memanfaatkan taman dan lapangan tersebut, misalnya main sepakbola,” ujarnya.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang, Muthohar, saat dikonfimasi terkait ambrolnya taman Sentyaki mengaku sudah mendengarnya. Pihaknya menegaskan telah menindaklanjuti masalah tersebut untuk langsung diperbaiki. “Sudah diperbaiki. Pihak kontraktor punya kewajiban dan tanggung jawab sampai masa pemeliharaan,” katanya.

Ditanya mengapa proyek pembangunan taman yang baru saja selesai dibangun bisa ambrol? Muthohar menjelaskan bahwa kejadian itu karena adanya hujan deras. “Kemarin malam hujan lebat, sehingga tidak mampu menahan dan ambrol,” ujarnya. (amu/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Diuntungkan Tanpa Pluim

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - PSM Makassar dipastikan tidak akan diperkuat gelandang andalannya, Wiljan Pluim, saat berlaga melawan tuan rumah PSIS Semarang di Stadion Moch Soebroto, Kota...

Tanam 48 Ribu Pohon

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO. - Pemerintah Kabupaten Wonosobo mencanangkan Gerakan Bersih Desa dan Penanaman Pohon se-Kabupaten Wonosobo sebagai bagian dari peringatan Hari Jadi ke-193 Kabupaten Wonosobo....

Sudirman Ingin Usung Perubahan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Calon gubernur Jateng, Sudirman Said ingin memecahkan mitos politik, bahwa Jateng adalah kandang banteng. Hal tersebut semakin didorong karena kondisi Jateng...

Hindari Bahan Kimia, Olah Tumbuhan Jadi Cat Air

RADARSEMARANG.COM - Sekelompok mahasiswa ini berpikir bagaimana agar anak-anak bisa bermain cat tanpa menggunakan bahan kimia. LantasmMereka melakukan eksperimen tumbuh-tumbuhan diolah menjadi cat air....

Pria Tanpa Identitas Tewas di Pinggir Jalan

MUNGKID – Seorang pria tanpa indentitas ditemukan meninggal dunia di trotoar pinggir jalan raya Magelang-Yogyakarta tepatnya Pare, Blondo, Mungkid, Magelang, Senin (4/12) sore, Kapolsek...

Disabotase PJII Lapor Polisi

SEMARANG – Merasa disabotase, Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Jawa Tengah bersama Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) melaporkan aksi perusakan puluhan kabel fiber...