33 C
Semarang
Minggu, 20 September 2020

90 Persen Bus Kota Tidak Layak

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM – DINAS Perhuhungan (Dishub) Kota Semarang bakal mengandangkan bus umum yang tidak layak beroperasi. Sejauh ini banyak pengusaha transportasi umum melakukan pelanggaran karena mengoperasikan armada angkutan umum berusia tua.

Sesuai aturan, setiap bus maksimal berusia 12 tahun harus dikandangkan, dan tidak boleh digunakan untuk beroperasi. Sebab, selain kondisinya tidak layak, transportasi umum tersebut tidak memenuhi aspek kenyamanan dan keamanan.

“Bus, angkot, taksi, semua sudah diatur oleh Peraturan Daerah (Perda). Apabila sudah melebihi usia atau tidak layak, pastinya dari kami tidak mengizinkan. Keberadaan bus seperti itu biasanya trayeknya mati, KIR-nya mati, karena tidak bisa dilakukan. Sehingga seharusnya tidak beroperasi,” kata Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Kota Semarang, Suyatmin, kepada Jawa Pos Radar Semarang, Sabtu (6/1).

Dia mengakui, di Kota Semarang masih banyak dijumpai bus yang tidak layak, tetapi masih beroperasi. Adapun untuk menyikapi hal tersebut, Dinas Perhubungan Kota Semarang sudah melakukan penertiban bekerja sama dengan Satlantas Polrestabes Semarang.

“Namun kalau ada operasi, bus-bus tersebut tidak jalan. Ketika kami cek, bus-bus tersebut tidak masuk terminal. Adapun kesulitan kami kalau sudah menindak dan tidak boleh jalan, maka bus kami sita. Kendalanya, baik Dishub maupun Satlantas, tidak memiliki lahan untuk menampung bus-bus yang tidak layak tersebut,” ujarnya.

Namun ke depan, rencananya lahan di sebelah Masjid Agung Jawa Tengah akan dijadikan lahan penampungan bus tak layak tersebut. “Di situ ada lahan milik pemerintah, sudah kami mohonkan ke bagian aset agar digunakan untuk penampungan bus tak layak tersebut. Pelanggaran itu sudah tidak bisa ditolelir lagi,” tegasnya.

Sekretaris Organda Kota Semarang, Sumitro, mengatakan, pengusaha angkutan inginnya memiliki armada yang baik. Tetapi, kondisi usaha transportasi umum saat ini sedang kritis dan memprihatinkan. Pendapatan masing-masing armada setiap hari sangat jauh dari kebutuhan. “Kalau dulu sehari bisa menyetor pendapatan Rp 250 ribu, sekarang ini hanya Rp 100 ribu. Tidak hanya bus, tapi juga angkot. Angkot keluaran 2002-2003 saat ini sudah tidak boleh lagi beroperasi,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Edukasi Pelajar untuk Menabung Sejak Dini

Bank Bapas 69 Magelang semakin gencar memberikan edukasi menabung bagi masyarakat pada usia dini melalui program Simpanan Pelajar (Simpel). Hasilnya luar biasa. Dari produk...

Tesla Sepeninggal Wajahnya

Oleh: Dahlan Iskan ”This is incorrect.” Tiga kata saja. Itulah isi twitter Elon Musk. Kamis lalu. Menanggapi berita di koran Inggris, Financial Times.Isi berita itu: Elon...

KSP Jateng Mandiri Terancam Pailit

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Jajaran mantan bos Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Jateng Mandiri terancam pailit. Akibat tak kunjung membayar tagihan 5 nasabahnya yang mencapai Rp 1,5 miliar,...

Bisa Gambar Kartun, Harus Senang dan Mau Kerja Keras

RADARSEMARANG.COM - Kualitas kartunis muda Semarang memiliki potensi luar biasa. Terbukti, lima siswa tingkat SMP dan SMA di Semarang mendapatkan prestasi membanggakan dalam ajang...

Serapan Beras Bulog Kembali Meningkat

SEMARANG – Serapan setara beras Perum Bulog Divisi Regional Jawa Tengah di pertengahan Agustus mulai mengalami peningkatan. Bahkan, sebagian ada yang mulai dialokasikan untuk...

Main Aman, Dana BPR Hanya Disimpan

SEMARANG - Komisi C DPRD Jateng menyoroti tingginya dana simpanan BPR BKK Lasem, Rembang yang disimpan di bank lain. Sebab angkanya mencapai Rp 126...