31 C
Semarang
Jumat, 7 Mei 2021

Satu Sumbangsih Bagi Bumi di Awal Tahun

RADARSEMARANG.COM – EUFORIA kemeriahan natal 2017 dan tahun baru 2018 masih segar di ingatan kita. Gegap gempita perayaan  hampir dinikmati seluruh penduduk dunia, tak terkecuali bagi warga masyarakat  Indonesia. Ajang berlibur, berpergian, berkumpul dan bersantai bersama sanak keluarga menjadi suatu aktivitas yang seakan wajib tak terlewatkan.

Bagi para pelaku usaha khususnya pada sektor penyedia jasa penginapan atau industri perhotelan, momentum tahunan ini jelas sangat dinanti. Demi menarik para tamu pengunjung, setiap penginapan atau hotel berlomba-lomba menggelar sejumlah event bergengsi atau memeberikan tawaran paket-paket fasilitas menggiurkan. Alhasil, sesuai prediksi, dipastikan pada musim ini  semua kamar full terisi, bahkan biasanya  telah full di-booking pada jauh-jauh hari. Peningkatan jumlah tamu pengunjung  dapat melejit mencapai 100 persen  dibanding dengan hari-hari pekan biasanya.

Keuntungan berlipat yang diraup jelas tak diragukan. Namun pernahkah terlintas untuk menyediakan semua kenyamanan demi gelaran sesaat tersebut berbagai dampak justru  ditimbulkan. Ya, ada sumbangan terbesar di awal tahun yang  tanpa sadar kita berikan bagi bumi dengan menambah lagi tekanan lingkungan di mana tempat kita hidup.

Semakin membludaknya jumlah tamu pengunjung, semakin besar pula kebutuhan energi dan sumber daya  yang harus disediakan demi kenyamanan para tamu. Misalnya, dalam penggunaan listrik dan sumber daya air.

Penggunaan energi listrik untuk menjamin kelangsungan operasional dipastikan jauh lebih besar dari biasanaya. Lampu-lampu sebagai media  pencahayaan meskipun di waktu siang serta pendingin ruangan yang digunakan full non stop. Apakah aktivitas ini berpengaruh terhadap lingkungan? Tentu sangat berpengaruh. Kita tidak lupa bagaimana wacana global warming yang terus memanaskan suhu bumi, nah inilah salah satu sumbernya.

Kemudian bagaimana penyediaan sumber daya air? Perlu diketahui bersama, saat ini air bersih merupakan sumber daya yang terbatas. Dengan peningkatan jumlah tamu pengunjung yang menginap tentu konsumsi air bersih yang dibutuhkan akan meningkat pula. Hotel berbintang yang memiliki banyak kamar dengan  menyediakan bath tab dan kolam renang sebagai fasilitasnya akan semakin menambah penggunaan air. Belum lagi yang digunakan untuk memasak, mencuci piring, gelas serta mengepel lantai kamar, restoran dan ruang lobby hotel. Dapat kita perkirakan berapa liter air  bersih yang dipergunakan oleh hotel untuk melakukan aktivitasnya? Dan berapa liter pula buangan yang dihasilkan yang tidak diolah dan langsung dikeluarkan?

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here