33 C
Semarang
Minggu, 20 September 2020

Lima Perusahaan Go Public

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

“Tahun lalu kami sudah dua kali melakukan edukasi go public. Masing-masing diikuti oleh 50 perusahaan yang cukup potensial. Tahun ini, rencananya kami juga akan kembali melaksanakan edukasi serupa,”

Fanny Rifqi El Fuad, Kepala BEI Kantor Perwakilan Semarang

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Satu lagi perusahaan di Jawa Tengah yang menjual sahamnya ke publik. Yaitu PT Prima Cakrawala Abadi. Sehingga total sudah terdapat lima perusahaan di provinsi ini yang tercatat di bursa efek.

Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Semarang, Fanny Rifqi El Fuad mengatakan, perusahaan yang bergerak di bidang perikanan dengan spesialisasi pengolahan rajungan ini mencatatkan diri sebagai perusahaan publik pada 29 Desember lalu.

“Perusahaan tersebut menawarkan 1,1 milar lembar saham, dengan harga Rp 150 per lembar. Dengan adanya PT Prima Cakrawala Abadi yang mencatatkan diri di bursa efek, maka kini total terdapat lima perusahaan di Jawa Tengah yang sudah masuk ke industri pasar modal,” ujarnya, kemarin.

Sebelumnya, pada tahun 2010, PT Menara Nusantara yang bergerak di bidang infrastruktur subsektor telekomunikasi yang listing di bursa efek, kemudian diikuti oleh PT Sido Muncul yang bergerak di bidang konsumer subsektor farmasi pada tahun 2013. Masih di tahun 2013, PT Dua Putra Utama Makmur juga menjual sahamnya di pasar modal, kemudian pada tahun 2014 PT Sritex yang bergerak di sektor industry, khususnya tekstil juga turut masuk ke pasar modal.

Menurutnya, cukup banyak perusahaan di Jawa Tengah yang memiliki potensi untuk menjadi perusahaan publik. Oleh karena itu, pihaknya cukup gencar melakukan edukasi ke perusahaan-perusahaan dengan berbagai sektor yang dinilai cukup potensial.

“Tahun lalu kami sudah dua kali melakukan edukasi go public. Masing-masing diikuti oleh 50 perusahaan yang cukup potensial. Tahun ini, rencananya kami juga akan kembali melaksanakan edukasi serupa,” ujarnya.

Namun demikian, lanjut Fanny, meski sejumlah perusahaan terhitung cukup potensial, masih terdapat beberapa tantangan. Selain dari segi ‘merapikan’ sistem keuangan dan administrasi, sebagian perusahaan keluarga masih bertahan untuk tetap dikelola secara sistem keluarga. “Kebanyakan perusahaan keluarga masih berpegang teguh untuk tidak membuka saham mereka ke publik,” ujarnya. (dna/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Tebak-Tebakan Tak Berhadiah

Penari Langit Bule di Bukit Pabbaresseng (3)  Oleh Dahlan Iskan Saya lagi bertaruh dengan beberapa aktivis green energy. Tentang berapa banyak pembangkit listrik tenaga angin di...

4 Anjing Pelacak Sisir Gereja

RADARSEMARANG.COM - APARAT Polrestabes Semarang langsung bergerak cepat meningkatkan pengamanan gereja-geraja di Kota Semarang pasca aksi teror bom di Surabaya. Langkah yang dilakukan adalah...

Komitmen Entaskan Kemiskinan

BRINGIN – Desa Banding kecamatan Bringin memiliki komitmen untuk mengentaskan kemiskinan warga. Berbagai upaya dilakukan oleh Pemerintah Desa. Beberapa diantaranya adalah dengan membangun sarana prasarana...

Pertandingan Diwarnai Kericuhan Suporter

RADARSEMARANG.COM, KENDAL - Laga lanjutan Liga 2 Indonesia yang mempertemukan antara Persik Kendal melawan Persis Solo berlansung ricuh. Kericuhan terjadi bukan antar pemain, melainkan...

53 Investor Terbukti Salah Gunakan Izin

SEMARANG–Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) telah memproses 53 investor yang menyalahgunakan perizinan sepanjang Januari-September 2017. Paling banyak adalah galian C,...

Market Day Tumbuhkan Jiwa Wirausaha

RADARSEMARANG.COM - MEMPERLUAS lingkungan belajar memungkinkan siswa memiliki peluang untuk berinovasi, berkreasi serta mengaktualisasikan diri secara optimal. Selama ini, siswa dan sebagian orang tua...