Utamakan Pengabdian ke Masyarakat

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Sebagai Perguruan Tinggi Berbadan Hukum (PTNBH) serta universitas kelas dunia, mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) diminta untuk mengutamakan pengabdian kepada masyarakat dengan basis hasil riset inovasi.

Rektor Undip Prof Yos Johan Utama mengatakan, untuk mengasah jiwa kerakyatan, KKN juga menjadi sarana untuk menguji hasil riset di tengah masyarakat. KKN tidak hanya sekedar membangun gapura, penyediaan tempat sampah, packaging dan labeling produk tapi harus ada sentuhan teknologi yang diterapkan supaya menghasilkan sesuatu yang memiliki manfaat jangka panjang.

“Sebelum KKN para mahasiswa ini telah dibekali materi tentang suatu permasalahan yang ada di sebuah daerah untuk kemudian dianalisis. Jadi KKN ini untuk mengejawantahkan ilmu yang didapat di bangku kuliah,” katanya.

Rektor juga menyampaikan kepada para mahasiswanya untuk dapat menjaga keselamatan dirinya saat pelaksanaan KKN. Yos juga menegaskan peserta untuk mematuhi ketentuan dan peraturan yang berlaku serta bersikap sopan dan santun. “Harus bisa menyesuaikan dengan adat istiadat setempat dan terpenting adalah menjaga nama baik almamater Undip,” tegasnya.

Dijelaskan oleh Kepala P2KN Edy Prasetyo, kegiatan KKN Undip TIM I TA 2017/2018 ini diselenggarakan selama 42 hari yang terhitung sejak 3 Januari 2018 hingga 15 Februari mendatang. Nantinya, selama minggu pertama para mahasiswa akan melakukan survey dan observasi untuk pendahuluan.

Jumlah peserta KKN secara keseluruhan yakni sebanyak 3.006 mahasiswa yang terbagi dari 45,75 persen putra, sementara mahasiswi sebanyak 54,25 persen. Ada sekitar 8 wilayah penerjunan yakni Kabupaten Jepara, Pati, Grobogan, Temanggung, Kendal, Pekalongan, Pemalang dan Semarang. Tersebar di 32 kecamatan dan 350 desa. “Jadi jumlah peserta KKN pada setiap desanya ada sekitar 8 sampai 9 mahasiswa,” imbuhnya.

Kepala Humas Undip Nuswantoro mengatakan, Undip kini memfasilitasi mahasiswanya dengan menyediakan bus dan truk. Hal itu dilakukan untuk mengurangi angka kecelakaan yang dapat berakibat fatal saat mahasiswa berkendara menuju ke lokasi penerjunan. “Kita sediakan 34 bus dan 34 truk. Untuk KKN tim I ini ada 1.503 sepeda motor, mahasiswa juga jadi lebih nyaman, pulang pergi semua diantar,” katanya. (tsa/ric)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -