33 C
Semarang
Rabu, 15 Juli 2020

Perpusdes Wonokerto Tingkatkan Minat Baca

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Untuk meningkatkan minat baca warga Pemdes Wonokerto Kecamatan Bancak ini menyediakan Perpusdes (perpustakaan desa). Kepala Desa (Kades) Wonokerto, Muh Zuhdi mengatakan ide pembuatan perpusdes tersebut dilatarbelakangi karena rendahnya minat baca pada masyarakat.

Hal tersebut yang mendorong pihaknya untuk mendirikan Perpusdes. “Agar masyarakat gemar membaca dan dapat meningkatkan kualitas SDM,” kata Zuhdi, Kamis (4/1).

Untuk meningkatkan jumlah pembaca di Perpusdes yang bernama ‘cempaka’, pihaknya juga melakukan sistem jemput bola. Dimana pihak Pemdes menyediakan dua kendaraan yang digunakan untuk petugas perpusdes keliling desa. “Misalnya saat pos ronda petugas keliling membawa ratusan biku dan juga sering ngepos di posyandu serta PAUD,” katanya.

Melalui teknik tersebut ia berharap dapat meningkatkan minat baca warga. Apalagi buku yang disediakan juga bermacam-macam. Sebanyak 3000 buku berbagai jenis disediakan dari pihak Pemdes Wonokerto.

Saking banyaknya buku yang disediakan, banyak masyarakat dari luar desa juga memanfaatkan. Seperti halnya mahasiswa KKN dan siswa sekolah. “Jenis bukunya keagamaan, teknologi, pertanian, sekolah, novel, sudah cukup komplit,” katanya.

Banyaknya dimanfaatkan oleh siswa dikarenakan disediakan tempat yang nyaman dan fasilitas yang cukup. Perpusdes tersebut dilengkapi dengan tempat membaca yaitu gazebo berukuran 4×4 meter, selain di dalam bangunan Perpusdes sendiri.

Selain itu, kedepan akna dilengkapi fasilitas internet yang dapat digunakan untuk brosing. Untuk meminjam buku di Perpusdes tersebut tidaklah sulit. Peminjam tinggal mendaftar menjadi anggota perpusdes Cempaka dan tidak dipungut biaya sepeserpun.

Meski sudah banyak, pihak Pemdes masih berencana untuk menambah jumlah koleksi buku. “Kita kerjasama dengan Korpri Kecamatan Bancak apabila punya buku bisa dihibahkan ke perpustakaan cempaka ini,” katanya.

Perpusdes Cempaka sendiri didirikan sejak 2011 silam yang awalnya hanya 300 buku saja. Seiring waktu jumlah buku terus bertambah hingga mencapai 3000 lebih. Kesemuanya diperoleh dari hibah Pemkab Semarang serta dari mahasiswa yang KKN di desa tersebut. “Kemudian ada perpustakaan tingkat kabupaten dan peduli dan dihibahi. Disamping hibahan dari mahasiswa yang KKN,” katanya. (ewb/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Eksekutif ’Cuci Tangan’

UNGARAN - Setelah kasus penjiplakan Raperda Penanggulangan Kemiskinan terkuak dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Semarang, Senin (20/2) lalu, pihak eksekutif saat ini seakan ingin...

Tempat Wisata di Bali yang Populer di Kalangan Turis Mancanegara

RADARSEMARANG.COM - Tempat wisata di Bali memang terkenal tak hanya bagi turis domestik, tapi juga mancanegara. Mulai dari wisata alam sampai wisata buatan, tempat...

Pukul Rekan, Dr Lianawati Dituntut 4 Bulan

SEMARANG- Dokter Lianawati, dituntut empat bulan penjara atas kasus pemukulan terhadap Ishak Sugeng Santoso, rekan bisnisnya, menggunakan sepatu. Tuntutan tersebut dibacakan JPU dalam sidang...

Rusak Generasi Muda dengan Narkoba

TEMANGGUNG—Sejumlah pihak yang tidak menginginkan Indonesia maju, berusaha menyerang dengan gerakan radikalisme, narkoba, korupsi, dan isu-isu SARA. Tujuannya,  merusak generasi muda Indonesia. Upaya lainnya,...

Waspadai Penipuan Jual Rumah

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Hati-hati saat membeli rumah. Kalau tidak teliti, bisa jadi akan menjadi korban penipuan. Seperti yang dialami Budijono, warga Kalibanteng Kulon, Kecamatan Barat. Selasa...

342 Pelanggar Lalu Lintas Ditilang

MAGELANG - Memasuki hari ketiga pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2017, Jumat (12/5), Kepolisian Resor Magelang Kota menindak 136 pelanggar di Jalan Tidar. Total pelaksanaan...