33 C
Semarang
Rabu, 15 Juli 2020

Odong Odong Dilarang Beroperasi di Jalan Raya

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, DEMAK – Satlantas Polres Demak bertindak tegas terhadap kendaraan modifikasi termasuk jenis odong-odong. Kendaraan yang memiliki gerbong untuk menampung penumpang sebanyak-banyaknya mirip kereta api tersebut, dilarang beroperasi di jalan raya. Selain melanggar aturan lalulintas, juga membahayakan nyawa penumpangnya jika terjadi kecelakaan lalulintas (lakalantas).

Pelarangan ini diberlakukan sebagai tindak lanjut evaluasi atas kejadian tabrakan antara mobil Isuzu Elf dengan odong-odong beberapa waktu lalu di Jalan Sultan Hadiwijaya, Kota Demak. Kejadian yang menelan korban jiwa dan puluhan penumpang luka-luka ini, menjadi peringatan keras bagi pemilik odong-odong lainnya.

Kapolres Demak AKBP Maesa Soegriwo melalui Kasatlantas AKP Christian J Lolowang mengatakan bahwa pihaknya dua hari terakhir melakukan operasi odong-odong di Jalan Raya Kota Demak. Hasilnya, sejumlah odong-odong berhasil diamankan. “Kami tilang dan sita,” katanya, kemarin.

Menurutnya, semua kendaraan modifikasi tersebut tidak memiliki kelengkapan surat sesuai aturan lalulintas. Selain itu, tidak diuji tipe kendaraannya serta tidak ada jaminan keselamatan terhadap penumpangnya. Mestinya, untuk kendaraan modifikasi diuji dulu tipenya, baru didaftarkan ke bagian Samsat untuk pengurusan surat-surat kendaraan. “Yang lalu bisa beroperasi. Tapi, kebijakan sekarang sudah tidak bisa lagi, harus sesuai aturan yang berlaku. Yang masih ditoleransi adalah odong-odong beroperasi di kampung-kampung. Untuk yang di kawasan wisata harus ada izin dari pemerintah,” ujar Kasatlantas.

Sementara itu, penggalangan dana untuk korban tabrakan Elf dan odong-odong oleh Ikatan Pemuda dan Pemudi Weding (IPPW) hingga kemarin masih berlangsung. Aktivis IPPW Desa Weding, Irul mengatakan, untuk sementara donasi dari penggalangan dana yang masuk baru sebanyak Rp 4 juta lebih. “Setidaknya, ini bisa membantu para korban lakalantas odong-odong,” katanya. (hib/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Ngantuk Tabrak Mobil Parkir

RADARSEMARANG.COM, DEMAK-Kecelakaan lalu lintas pemudik terjadi di jalan raya pantura, tepatnya di wilayah Desa Loireng, Kecamatan Sayung, kilometer 12.700 Semarang-Kudus, Senin (11/6). Lakalantas ini...

Samsung Buka Superstore di Semarang

SEMARANG – Penjualan elektronik khususnya tipe premium tak terpengaruh kondisi apapun, termasuk lesunya kondisi ekonomi saat ini. Bahkan memasuki awal tahun ini, penjualan produk...

Dana Desa Bisa Untuk Pendidikan

WONOSOBO—Aturan penggunaan Dana Transfer Desa (DTD)—khususnya dana yang dikucurkan dari pemerintah pusat atau biasa disebut dana desa—boleh digunakan untuk kegiatan belajar nonformal masyarakat. Seperti mendukung...

Deflasi  Jateng Perlu Diwaspadai

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Kecenderungan penurunan harga pangan di Jateng atau deflasi pada bulan Maret lalu, harus diwaspadai. Sebab, deflasi di satu sisi akan memperbaiki...

Gelar Kejuaraan Taekwondo

SEMARANG - Universal Taekwondo Indonesia Profesional (UTI Pro) Propinsi Jawa Tengah, akan menggelar kejuaraan taekwondo mulai dari kategori SD, SMP, SMA, dan senior di...

UPK Guntur Salurkan Dana Sosial Untuk Anak Yatim dan Lansia

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Kecamatan Guntur menyalurkan dana sosial sebesar Rp 87.200.000 kepada masyarakat di wilayah tersebut. Dana sebesar itu, untuk...