33 C
Semarang
Rabu, 28 Oktober 2020

Kayu Rp 2,5 M Terbakar, Dua Warga Terluka

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Pabrik kayu lapis, PT Duta Albasia, di Desa Tanjung Kulon, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, terbakar pada Selasa malam (2/1) kemarin. Akibat boiler (alat untuk mengeringkan kayu lapis) terlalu panas, kayu lapis siap kirim senilai Rp 2,5 miliar hangus dan dua karyawan terluka.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Semarang, karyawan pabrik kayu lapis pulang pukul 18.45 dan operasional pabrik kayu baru saja berhenti. Kendati begitu, pada pukul 20.00, Edwardoyo, 19, warga Dukuh Sontel, Desa Legokkalong, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, salah satu karyawan bagian boiler yang bertugas membuka asap di caddy boiler curiga dengan kepulan asap tebal berwarna hitam yang keluar dari cerobong pabrik.

Melihat kepulan asap yang tidak wajar, Edwardoyo melapor ke Rosyid, 25, warga Desa Kalipancur, Kecamatan Bojong, karyawan bagian operator forklift, bahwa asap di pembuangan boiler yang biasanya tipis, saat dibuka dalam keadaan tebal. Setelah dilakukan pengecekan, ternyata telah terjadi kebakaran di ruang oven pengeringan kayu, yang berisi sekitar 400 kubik kayu bahan mentah yang telah dikeringkan dan siap untuk dijual.

“Biasanya asap yang keluar dari cerobong boiler, warnanya putih dan asap yang keluar tipis-tipis. Namun kali ini warnanya hitam dan asapnya tebal,” ungkap Edwardoyo.

Edwardoyo juga mengatakan melihat kobaran api yang besar, dirinya langsung melapor ke bagian security untuk mengecek dan melaporkan ke pemadam kebakaran agar melakukan pemadaman.

Menurutnya ada 6 unit mobil pemadam kebakaran, namun api baru bisa dipadamkan setelah 4 jam kejadian, karena besarnya kobaran api. Hal itu karena banyak kayu kering yang terbakar, padahal kayu tersebut siap dijual. “Kebakaran tersebur terjadi sangat cepat. Apalagi semua kayu yang terbakar adalah kayu kering,” kata Edwardoyo.

Sementara itu, Kabag Humas Polres Pekalongan, AKP M Dahyar, Rabu (3/1) kemarin, menjelaskan bahwa kebakaran pabrik kayu lapis milik PT Duta Albasia berasal dari salah satu gudang yang digunakan untuk pengeringan akhir kayu lapis. Namun api telah menghangusakan semua kayu. Makanya, baru bisa dipadamkam setelah mendatangkan 6 unit armada pemadam kebakaran yang didatangkan dari Kota Pekalongan. “Beruntung api tidak menjalar pada gudang oven lainnya. Dari dua gudang, hanya satu gudang yang terbakar. Kerugiannya mencapai Rp 2,5 miliar. Selain itu, dua orang mengalami luka bakar ringan. Sedangkan penyebab kebakaran masih menunggu hasil dari Tim Labfor dari Polda Jateg,” jelas AKP M Dahyar. (thd/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Teknologi Augmented Reality untuk Kelas Inspiratif

RADARSEMARANG.COM - PERKEMBANGAN teknologi menuju era digitalisasi sudah merambah ke bidang pendidikan. Siswa dengan istilah “anak zaman now” tidak dapat lepas dari teknologi. Hampir...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...