33 C
Semarang
Minggu, 25 Oktober 2020

Kawanan Pencuri Spesialis Pikap Dibekuk

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Tiga pelaku pencurian spesialis mobil pikap berhasil diringkus jajaran Polres Semarang. Adalah Putra, 33, warga Gunungpati Kota Semarang; Taufik, 24, warga Mranggen Kabupaten Demak; dan Annajmil, 30, warga Mranggen Kabupaten Demak.

Wakapolres Semarang Kompol Cahyo Widyatmoko mengatakan sasaran pencuri tersebut yaitu pikap L300. “Ketiga pelaku ini telah melakukan pencurian di empat lokasi,” kata Cahyo, Rabu (3/1) kemarin.

Ketiganya diringkus usai membobol mobil L300 milik Tri Manto, 42, warga Dusun Keji Kecamatan Ungaran Barat pada, Senin (18/12) lalu. Modusnya, pelaku bersama-sama naik sepeda motor mencari sasaran. Setelah menemukan, pelaku mengamati situasi. “Lokasinya digambar terlebih dahulu,” katanya.

Kemudian sekitar pukul 03.45, pelaku membawa kunci T membuka pintu dan merusaknya, untuk menghidupkan mobil. “Pelaku sempat menunggu dari jarak 20 meter sambil memantau situasi sepi. Berhasil membawa kabur mobil L300 menuju arah Solo,” katanya.

Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Yusi Andi Sukmana menambahkan, saat ini pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap satu tersangka yang berhasil kabur, berinisial HK. “HK selain sebagai penadah, juga pemetiknya. Kami masih melakukan pencarian,” kata Yusi. Bahkan satu orang pelaku atasnama Putra harus dilumpuhkan dengan timah panas lantaran mencoba berontak saat hendak dilakukan penangkapan.

Dijelaskannya, alasan pengambilan mobil jenis L300 karena tidak memiliki alarm. Selain itu, mobil jenis L300 ini menurutnya mudah laku dijual di pasaran. Baik dijual setelah dijagal maupun dalam keadaan utuh. “Rata-rata mobil laku Rp 19 juta. Terus uang kami bagi rata bertiga,” katanya.

Diakuinya, aksi pencurian yang dilakukan oleh komplotannya sudah sejak Agustus 2017 lalu. Lokasi lain pencurian di daerah kampus Undaris, Kelurahan Gedanganak, Ungaran Barat, pikap L300 di Pagersari, Bergas dan Bergas, Kecamatan Bergas.

Selain mengamankan tersangka, jajaran Polres Semarang juga ikut mengamankan beberapa barang bukti. Di antaranya 1 unit handphone merek Nokia 130 warna hitam, satu buah kunci letter T warna hitam, dua buah anak kunci, satu unit sepeda motor Vario Nopol H 1901 YZ. Selain itu satu unit pikap L300. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ketiga pelaku disangka dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. (ewb/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...