33 C
Semarang
Senin, 21 September 2020

Jagung 32 Kontainer Diserang Jamur

Diimpor dari Amerika Serikat

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG Sebanyak 32 kontainer jagung impor dari Amerika Serikat (AS) bermasalah. Balai Karantina Kelas 1 Semarang menemukan jagung impor sekitar 1.280 ton terserang jamur Telethia Mydis masuk di Pelabuhan Tanjung Emas, pada Desember 2017 lalu.

”Hingga kini, jagung itu masih dalam penanganan pilah Balai Karantina Kelas 1 Semarang,” kata Kepala Balai Karantina Kelas 1 Semarang, Wawan Sutian, kemarin.

Dikatakan, impor jagung itu akan digunakan untuk konsumsi manusia. Jagung akan diolah diambil sakarin untuk membuat pemanis buatan. Adapun jamur itu berasal dari AS dan belum ada di Indonesia. ”Izin masuknya tidak melalui Kementerian Pertanian melainkan Kementerian Perdagangan,” ujarnya.

Mengenai pemilik jagung impor, dia belum bersedia menjelaskan. Yang jelas, pihaknya telah melakukan pembasmian jamur dengan sistem pemanasan. Dipastikan, jagung-jagung itu aman dikonsumsi.

Hanya saja, kata dia, bila media pembawa itu masuk ke Indonesia dikhawatirkan dapat menular ke tanaman jagung milik petani dalam negeri. Untuk itu, dia meminta kepada pengelola barang impor dari negara asal barsikap profesional.

”Peristiwa masuknya barang impor dari Amerika bermasalah tidak hanya sekali ini. Tetapi, hal itu sudah terjadi berkali-kali. Hal itu sangat merugikan importir di Indonesia sebab lualitas buruk dan harganya menjadi murah,” katanya.

Agar tidak merugikan importir dan konsumen di Indonesia, dia akan bersikap tegas. Bila suatu saat nanti ditemukan barang impor bermasalah pihaknya akan menolak (reekspor) atau memusnahkannya. ”Hal ini tidak akan merugikan importir dalam negeri. Seluruh biaya ekspor akan ditanggung eksportir di negara asal,” ujarnya.

Dijelaskan, ketika barang impor tiba di Pelabuhan Tanjung Emas, status barang belum dikuasai. Hal berlangsung sampai ditangani oleh petugas Karantina di wilayah Pabean. Jadi, importir belum sampai mengeluarkan biaya untuk pengeluaran barang. (*/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Warga Bubarkan Tempat Karaoke

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Warga Desa Wagandowo terpaksa membubarkan tempat karaoke milik Nur Azis di Desa Wangandowo, Kecamatan Bojong, Kabuaten Pekalongan Kamis (22/2) malam karena...

Tiga Pelajar Tak Bisa Ikut Ujian

MAGELANG—Polsek Magelang Utara kemarin mengamankan tiga pelajar sebuah SMK di Kota Magelang. Mereka terjaring razia karena membawa sabuk bermata gir motor. Ketiganya terpaksa tidak...

Guru Jangan “Menghakimi” Siswa Tanpa Bukti

RADARSEMARANG.COM - “BU, saya mau konsultasi tentang anak saya katanya kok gak mau masuk sekolah, takut sama Pak  X. Kata anak saya Pak X...

Inquiry Tingkatkan Belajar Biologi Siswa

RADARSEMARANG.COM - Gagal paham sering dirasakan siswa saat menerima materi pelajaran sains, terutama mata pelajaran biologi. Pun hal ini menjadikan keluhan sebagian guru mata...

Transformasi Digital Perkuat Pertumbuhan Ekonomi

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Berkembangnya era digital atau tranformasi digital, secara tidak langsung berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi. Pasalnya setiap orang bisa mencoba membuka usaha bisnis...

Optimalisasi Layanan, Satlantas Luncurkan Samsat Siaga

MAGELANG - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Magelang Kota mengoptimalisasi layanan pajak kendaraan kepada warga dengan program Samsat Siaga. Program tersebut diwujudkan dengan mobil...