33 C
Semarang
Selasa, 26 Mei 2020

Harus Pikirkan Dampak Penutupan

Another

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Penghuni resosialisasi Gambilangu (GBL) Kaliwungu Kendal dan Rowosari Kecamatan Tugu, Semarang, minta pemerintah pertimbangkan ulang penutupan resosialisasi Argorejo atau yang dikenal dengan lokalisasi Sunan Kuning (SK). Mereka khawatir para penghuni justru akan kembali ke jalan-jalan.

”Kalau ada resosialisasi kan bisa terpusat dan bisa dikendalikan. Bisa dibayangkan kalau misal banyak yang di jalan-jalan seperti sebelum ada resos,” jelas Bunga, salah satu penghuni Resos Rowosari.

Kabar akan ditutupnya lokalisasi Sunan Kuning sempat membuat penghuni resos ini resah. Tak terkecuali ketua resosialisasi Gambilangu, Kasmadi Suparto. Dirinya mengaku dilema dan belum bisa memikirkan apa yang akan dilakukan jika memang benar-benar SK akan segera ditutup.

Dirinya menilai, keberadaan resosialisasi sebenarnya cukup membantu dalam mengatasi persebaran penyakit seksual. Sebab, para Pemandu Karaoke (PK) atau Pemandu Lagu (PL) secara berkala dilakukan pemeriksaan kesehatan. Selain itu, mereka juga diberikan pembinaan untuk dapat mencagah terjadinya penularan penyakit HIV/ AIDS.

”Selain pemeriksaan kesehatan dan pembinaan, juga ada olahraga dan kegiatan lainnya. Harus ada solusi agar tidak muncul masalah baru lagi jika resos ini ditutup,” harapnya.

Menurutnya, Resosialisasi Gambilangu sendiri, sudah berhasil mengentaskan sejumlah anak asuh dengan memberikan pelatihan dan bekal usaha. Sejak tahun 2003, penghuni resosialisasi ini dinilainya sudah semakin berkurang dengan diberikan pelatihan usaha.

”Dulu sekitar 260an. Tapi sekarang jumlahnya tidak mencapai 200. Saya takutnya kalau ditutup akan terjadi ledakan pengangguran,” tandasnya. (sga/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

Mengenang Didi Kempot: Balik Solo, Jual Sepeda, Beli Gitar (2)

Selain supaya bisa bersekolah lagi, Didi Kempot dititipkan ke sang pakde yang personel militer agar tidak mbeling. Di Samarinda bakat musiknya mulai terasah, juga kegemarannya...

Dari Cidro sampai Ojo Mudik: Mengenang Hidup dan Karir Didi Kempot (1)

Dengan segala popularitasnya, Didi Kempot tak pernah repot dengan riders tiap kali manggung. Meninggalkan satu lagu lagi bertema virus korona. ANTONIUS CHRISTIAN, Solo-DUWI SUSILO, Ngawi, Jawa...

More Articles Like This

Must Read

TK Universal Ananda Borong 4 Piala

RADARSEMARANG.COM, KENDAL - Prestasi membanggakan diraih Anak-anak TK Universal Ananda dalam kejuaraan Bening Drumband Competition #8 yang dihelat di GOR Bahurekso Kendal. Prestasi ini...

Desember Pedagang Barito Digusur

SEMARANG – Ratusan pedagang yang ada di Jalan Barito pada pertengahan Desember mendatang akan di relokasi ke Pasar Klitikan, Penggaron. Mengingat normalisasi Sungai Banjir...

Hobi Sejak Kelas 2 SD, Kini Ukir Banyak Prestasi

Gadis muda dan berbakat ini telah mengukir banyak prestasi melalui torehan pukulan stick drum. Adalah Dhea Putri Hermansyah, siswi SMA Negeri 7 Semarang. Seperti...

Buruh Nyonya Meneer Terima Dana BPJS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Raut wajah bahagia terpancar dari 58 buruh PT Nyonya Meneer (PT Njonja Meneer) setelah menerima pencairan dana dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. Mereka didampingi Lembaga Penyuluhan...

Nikmatnya Durian Ketan di Pinggir Jembatan Batu

Jembatan batu di sebelahku diam Pancuran bambu kecil memercikkan air Menghempas di atas batu hitam Merintih menikam sepi pagi RADARSEMARANG.COM - Potongan lirik lagu Ebiet G. Ade itu...

70 Lukisan Dipamerkan

TEMANGGUNG–Sedikitnya 70 lukisan karya pelukis atau perupa asal Temanggung, Yogyakarta, Borobudur, Grabag, Boyolali, Ambarawa, Semarang, dan Wonosobo dipamerkan di Pendopo Pengayoman Temanggung selama lima...