33 C
Semarang
Sabtu, 19 September 2020

200 Pedagang Belum Tertampung di Pasar Baru

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Sebanyak 200 pedagang belum bisa tertampung di Pasar Baru Batang yang baru saja kelar direvitalisasi dengan anggaran miliaran rupiah. Sedangkan 2000 pedagang, mulai Kamis ini (4/1) sudah mulai beraktivitas kembali menjajakan daganganya.

“Hingga saat ini, masih ada 200 pedagang yang belum tertampung. Tapi kami akan mencarikan solusi bersama dengan Bupati Wihaji, agar mereka tertampung semua. Mereka ini, pedagang di sekeliling pasar dan pedagang bawaan pasar darurat,” kata Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM M Isnanto, saat memantau pedagang dalam persiapan pemindahan dagangannya, Rabu (3/1) emarin.

Menurutnya, secara umum pemindahan pedagang tidak ada permasalahan yang berarti. Walupun masih ada beberapa titik lokasi pasar yang masih bocor.

“Kami masih kesulitan membetulkan atap yang bocor, karena posisinya sangat tinggi. Harus ada ahli pemanjat khusus yang naik ke atap tersebut. Selain itu, harus menunggu hujan deras agar tahu titik lokasi bocornya,” ujarnya lagi.

Para pedagang di lantai atas sudah lebih dulu beraktifitas. Karena barang dagangannya sangat mudah dibawa, dibanding pedagang kelontong dan sejenisnya, yang butuh proses panjang untuk memperbaiki kios dan membawa barang daganganya.

Sementara itu, Bupati Batang Wihaji yang turun langsung dalam persiapan pemindahan pedagang mengatakan bahwa sengaja datang langsung ke pasar untuk mengetahui berbagai permasalahan yang dihadapi di lapangan.

“Saya sengaja melihat langsung kesiapan pasar baru, agar dapat secepatnya mencari solusi. Karena besok (Kamis 4/1), perdagangan sudah resmi dibuka di Pasar Baru,” kata Bupati Wihaji.

Pihaknya juga sudah memperingatkan pedagang di Pasar Batang Sementara (PBS) di Jalan Dr Wahidin agar menghentikan transaksi. Terutama pedagang sayuran, buah-buahan dan pedagang dengan dagangan yang tidak besar dan mobile.

Selain itu, bupati akan terus meminta laporan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Karena, masih ditemukan adanya atap yang bocor dan pedagang baru/pedagang lama yang belum mendapatkan tempat.

Sementara itu, untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari parkir, Bupati Wihaji berusaha mengurangi kebocoran parkir. Karena itu, pihaknya akan merumuskan pengelolaan parkir yang lebih profesional dengan model baru. “Pendapatan parkir saat ini belum bisa maksimal, baru sekitar Rp200 jutaan. Padahal berdasarkan kajian, pendapatan parkir bisa mencapai miliaran rupiah. Karena itu, perlu ada penanganan parkir yang preofesional. Makanya, kami akan membuat metode baru agar tidak ada kebocoran,” kata Wihaji. (han/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Kesiapan Jalan Tol Terus Dipantau

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Menjelang bulan Ramadan, Polres Pekalongan akan fokus mengamankan dua titik yang dianggap vital, jalan Pantura dan jalan tol perbatasan Kabupaten Pemalang...

Jangan Pelit Apresiasi Walau Sekadar Memuji

RADARSEMARANG.COM - JARUM jam di handphone saya menunjuk pukul tujuh belas kurang empat menit. Sebagian besar karyawan Polda Jateng telah pulang. Namun, Kapolda Irjen...

Demokrat Mulai Jaring Calon Gubernur

SEMARANG - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Jawa Tengah mulai melakukan penjaringan calon gubernur dalam Pilgub 2018 mendatang. Baik kader internal maupun eksternal...

Modal Uang Saku, Kini Kelola Dua Koperasi

Eksperimen Dewi Nurcahya Ningsih di luar kebiasaan anak muda. Ia nekat terjun langsung di dunia anak jalanan. Dewi mendirikan koperasi anak jalanan di dua...

Belajar Mencintai Makanan Tradisional

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA- Menyambut Hari Gizi Nasional ke-58, SD Muhammadiyah Plus Salatiga menggelar Market Day Membudayakan Makanan Tradisional. Dengan menghadirkan 16 stan makanan dan minuman...