33 C
Semarang
Sabtu, 15 Agustus 2020

Welcome Mahesa Jenar

Pilih Kota Magelang sebagai Homebase

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Welcome PSIS. Selamat datang Mahesa Jenar di Kota Sejuta Bunga. Ya, akhirnya manajemen PSIS Semarang, resmi memilih Stadion Moch Soebroto Kota Magelang, sebagai homebase atau kandang dalam mengarungi Liga 1 Indonesia musim 2018. Hal ini terungkap setelah manajemen PSIS, beraudiensi langsung dengan Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito Selasa (2/1) kemarin.

“Kita ke sini (Kota Magelang) istilahnya mau ngetuk pintu ke Pak Wali kota. Karena 2018 ini, PSIS Semarang mau menggunakan Stadion Moch Soebroto sebagai homebase, selama satu tahun,” kata CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi, usai audiensi bersama Wali Kota Sigit, Selasa (2/1) kemarin.

Yoyok menjelaskan, kepindahan homebase PSIS karena Stadion Jatidiri Semarang tengah direnovasi. Sehingga belum bisa digunakan hingga beberapa waktu ke depan.

Yoyok mengaku, sebelum pihaknya memilih Stadion Moch Soebroto, tim telah melakukan kajian dan survei ke beberapa tempat di Jawa Tengah. Hingga akhirnya, pilihan jatuh ke Kota Magelang.

“Kita sudah survei ke beberapa tempat, ke Solo, ke Kendal, dan ke Magelang. Tapi, yang kelihatan representatif di Kota Magelang. Stadionnya besar, kapasitas cukup, akses dari Kota Semarang juga tidak jauh, ada di tengah-tengah,” tandas Yoyok.

Selain karena kualitas dan kapasitas Stadion Moch Soebroto yang representatif, lanjut Yoyok, faktor ikatan dengan suporter dari wilayah bagian tengah Jawa Tengah, juga menjadi pertimbangan. PSIS Semarang, lanjut Yoyok, banyak memiliki suporter/pendukung yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Seperti Temanggung, Salatiga, Boyolali, Wonosobo, dan lainnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Usung Konsep Modern dan Ekslusif

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Berkembangnya gaya hidup saat ini banyak dibidik investor untuk membuka cafe and beer garden. Salah satunya adalah Space Bar yang terletak...

Panen Ikan Nila Tambak Air Payau

DEMAK-Budidaya ikan air tawar cukup menjanjikan. Bahkan, kini Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pemkab Demak telah mengujicoba budidaya ikan nila di areal tambak dengan...

10 Hari Bebas, Residivis Kembali Beraksi 3 Kali

SEMARANG – Tiga pelaku spesialis pembobol rumah diringkus aparat Polrestabes Semarang. Ironisnya, satu pelaku merupakan residivis dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pekalongan kasus perampasan yang...

Berulangkali Bangkrut, Berulangkali Bangkit Lagi

Mental wirausaha nyata melekat dalam diri Eko Pujianto. Selama 18 tahun ia menggeluti berbagai usaha dan berulangkali mendapatkan kegagalan. Tapi ia tak pernah menyerah. EKO...

Bersilaturahmi dengan Kopi di Coffee n Beyond Cafe

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN - Berawal dari hobi ngopi, dan melihat di Kota Pekalongan belum tren kopi sebagai gaya hidup, Graciani Kanesia mendirikan Coffee n Beyond Cafe....

Nekat, Ukir Wajah Gubernur di Sandal Jepit

JEPARA-Perajin sandal ukir, M Nur Fawaid nekat mengukir wajah Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo di sandal jepit. Karya itu pun menarik perhatian Ganjar ketika mengunjungi...