33 C
Semarang
Selasa, 26 Mei 2020

Rekanan Didenda Rp 1,6 Juta Per Hari

Another

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya...

Mengenang Didi Kempot: Balik Solo, Jual Sepeda, Beli Gitar (2)

Selain supaya bisa bersekolah lagi, Didi Kempot dititipkan ke sang pakde yang personel militer agar tidak mbeling. Di Samarinda bakat...

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Proyek pembangunan trotoar di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Fatmawati  hingga akhir 2017 belum selesai. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Salatiga Agung Hendratmiko membenarkan jika dua paket itu mengalami keterlambatan penyelesaian.

“Memang semua proyek telah selesai kecuali trotoar Diponegoro dan Fatmawati. Nanti rekanan akan dikenai denda keterlambatan,” terang Agung melalui telepon pribadinya, Selasa (2/1).

Dijelaskan dia, perkembangan kedua proyek itu sampai dengan 20 Desember 2017 baru selesai 92,73 persen. Kemudian kontrak diperpanjang sampai dengan 30 Desember 2017. Dan jika sampai batas akhir tidak selesai, maka rekanan akan dikenai denda keterlambatan. Pemberlakuan denda maksimal selama 50 hari dari batas akhir pengerjaan proyek. Besaran denda adalah dihitung perhari dengan nilai 1 per mil dari nilai kontrak. “Nilai pastinya belum ada laporan dari PPKom, namun besarannya kira-kira Rp 1,6 juta per hari,” papar Agung.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Anggota Komisi C DPRD Kota Salatiga mengatakan, rekanan pemkot yang tidak selesai dalam mengerjakan proyek harus mendapatkan sanksi. Dan jika keterlaluan, sudah saatnya rekanan itu masuk daftar hitam alias black list.

Dalam pantauan wartawan, pada proyek trotoar tersebut memang ada beberapa pekerjaan yang belum selesai. Pemasangan keramik belum tuntas sehingga masih banyak lokasi yang berlubang serta ada yang belum dipasangi lampu hiasan. Selain itu, banyak bola beton yang belum tertata.

Di sisi lain, warga juga ada yang mempertanyakan pemasangan guiding block bagi penyandang tunanetra yang tidak berada di tengah trotoar, melainkan mepet dengan pot. Bahkan ada trotoar yang akses jalannya nyaris tertutup oleh pohon. (sas/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

Mengenang Didi Kempot: Balik Solo, Jual Sepeda, Beli Gitar (2)

Selain supaya bisa bersekolah lagi, Didi Kempot dititipkan ke sang pakde yang personel militer agar tidak mbeling. Di Samarinda bakat musiknya mulai terasah, juga kegemarannya...

Dari Cidro sampai Ojo Mudik: Mengenang Hidup dan Karir Didi Kempot (1)

Dengan segala popularitasnya, Didi Kempot tak pernah repot dengan riders tiap kali manggung. Meninggalkan satu lagu lagi bertema virus korona. ANTONIUS CHRISTIAN, Solo-DUWI SUSILO, Ngawi, Jawa...

Utang Besar

Kalau diterjemahkan, nama perusahaan ini berarti 'sejahtera'. Di Singapura ia didaftarkan dengan nama Hin Leong Trading Ltd --bahasa daerah Hokkian, tempat lahir pendiri perusahaan...

More Articles Like This

Must Read

PGRI-Marimas Gelar Lomba Tulis dan Poster

SEMARANG-Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Jateng bekerja sama dengan PT Marimas Putera Kencana mengajak para guru dan siswa untuk menangkal pemberitaan bohong atau hoax...

Sudirman Dukung Pemekaran Kabupaten Brebes Selatan

RADARSEMARANG.COM, BREBES - Calon Gubernur Jateng nomor urut 2, Sudirman Said, mendukung penuh pemekaran Kabupaten Brebes Selatan. Pemekaran daerah baru meliputi enam kecamatan, yakni...

Sejak SD Sudah Suka Klakson Telolet

James Destino Vito Nugroho, sejak masih duduk di bangku SMP, menyukai bunyi klakson angkutan truk dan bus. Kesukaan itu mengantarkannya menyukai desain berbagai otobus....

Satu Jam, Tilang 136 Kendaraan Bermotor

RADARSEMARANG.COM, KAJEN-Hanya dalam 1 jam, petugas gabungan dari Sat Lantas Polres Pekalongan dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pekalongan, berhasil menilang 136 kendaraan dalam razia...

Bersih Sampah di Pantai Ujungnegoro

RADARSEMARANG.COM, BATANG - Terdorong semangat Pemerintah Kabupaten Batang dengan program tahun kunjungan wisata 2022 dengan tagline Heaven of Asia, ratusan warga yang tergabung dalam...

Sahid Mandarin Bagi Angpao dan Paket Kamar

PEKALONGAN-Merayakan Imlek di Tahun Ayam, Hotel Sahid Mandarin Pekalongan di Kompleks Dupan Square Jalan Dr Sutomo atau depan terminal bus Pekalongan, memberikan promo menarik....