33 C
Semarang
Senin, 6 Juli 2020

Pemprov Kurang Peduli Kebudayaan

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemprov Jateng dinilai masih kurang peduli terhadap kebudayaan sebagai salah satu isu penting dalam pembangunan. Padahal, kebudayaan bisa dijadikan panduan dalam menentukan arah pembangunan di wilayah Jateng.

Ketua Umum Dewan Kesenian Jawa Tengah (DKJT), Gunoto Saparie mengatakan, sampai saat ini Pemprov Jateng belum banyak menggelar kegiatan yang bertema peran kesenian dan kebudayaan dalam pembangunan daerah. Kegiatan ini bisa menjadi upaya menjaring aspirasi dan mendapatkan masukan maupun saran dari para ahli serta praktisi di bidang kesenian dan kebudayaan. “Masukan dari budayawan itu bisa dijadikan sebagai salah satu sumber informasi oleh Bappeda Jateng dalam proses perencanaan pembangunan daerah,” katanya.

Ia menambahkan, hal itu bisa menjadi kontribusi positif bagi perencanaan dan pelaksanaan kebijakan pembangunan Jateng di masa mendatang. Sebenanya Pemprov Jateng, sudah beberapa kali menggelar kegiatan  untuk memajukan Jateng. Namun sayang, tema kebudayaan kurang tersentuh, bahkan terkesan terabaikan. “Kegiatan lebih banyak menekankan pada tata kelola pemerintahan atau pelayanan publik, ketahanan pangan, energi baru dan terbarukan, proyek strategis nasional, pengentasan kemiskinan, dan kesehatan,” ujarnya.

Pembangunan seharusnya tidak selalu berasosiasi dengan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur semata. Karena dalam konteks kebudayaan, manusia dan masyarakat harus diletakkan pada posisi sentral baik sebagai pelaku maupun penerima manfaat pembangunan. Pemprov Jateng seharusnya bisa memanfaatkan Undang-Undang No 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan untuk memajukan daerah ini. “Kebudayaan dan kearifan lokal di Jateng perlu didorong untuk dapat dikembangkan menjadi haluan pembangunan yang diimplementasikan di provinsi ini,” tambahnya. (fth/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Nelayan Terjebak 10 Jam di Pulau Enceng Gondok

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Warga Desa Kelurahan, Kecamatan Tuntang, bisa lolos dari maut setelah terjebak di ‘pulau’ enceng gondok di danau Rawapening selama 10 jam....

Tarawih Perdana, Diguyur Hujan Deras

SEMARANG - Tarawih hari pertama di Kota Semarang tadi malam, sempat diguyur hujan deras. Meski demikian, tak menyurutkan semangat umat Islam untuk datang ke...

Latih Warga Bikin Pupuk

RADARSEMARANG.COM, KENDAL—Guna mengurangi produksi sampah, Polsek Limbangan membuat pelatihan pengelolaan sampah menjadi pupuk cair. Tujuan kegiatan ini selain untuk meningkatkan hasil pertanian dan perekonomian...

Tidak Cukup dengan Anggaran Besar

SEMARANG – Kerusakan infrastruktur jalan di Jateng merupakan persoalan serius yang harus segera diatasi. Anggaran besar saja tidak cukup, tetapi harus ada komitmen bersama...

Ricky Yacobi Beri Motivasi Atlet Seleksi PPLOP

SEMARANG – Cabor sepak bola program Pemusatan Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLOP) Jateng telah mulai melakukan seleksi. Sebanyak 105 pemain sepak bola pelajar...

Sehari, Windari Terima 10-15 Amplop Pungli

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Amplop berisi uang suap sudah biasa diterima Kepala Subseksi Pemeliharaan Data Pertanahan Nasional pada Kantor Agraria dan Tata Ruang (ATR) atau Badan Pertanahan...