33 C
Semarang
Minggu, 20 September 2020

Operasi Pasar Hingga Akhir Januari

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dinperindag) Jateng menggandeng Bulog dan Satgas Pangan dari Polda Jateng akan turun ke pasar-pasar untuk mengantisipasi terjadinya kenaikan harga bahan pokok yang kerap terjadi di awal tahun. Tim gabungan ini akan memantau dan mengawal stabilitas harga beras dan kebutuhan pokok lainnya.

Kepala Dinperindag Jateng, Arif Sambodo menjelaskan, untuk mengantisipasi kenaikan harga beras, terutama beras medium, pihaknya melakukan operasi pasar sejak pekan lalu. Mengenai stok beras, dijamin bakal aman hingga panen raya Maret-April 2018 mendatang.Menurutnya, ada kecenderungan yang terjadi di beberapa daerah, dimana beras medium dijual melebihi harga eceran tertinggi (HET). Di Jateng HET beras medium Rp 9.450 per kilogram, tapi di pasaran ada yang harganya mencapai Rp 11.000 per kilogram.

“Maka, ada penugasan dari pusat kepada Bulog untuk menggelontorkan operasi pasar dengan cadangan beras dari pemerintah, atau beras komersial yang masih di bawah HET. Sehingga harga beras terkendali,” ungkapnya, Senin (1/1).

Ditegaskannya, operasi pasar beras akan dilakukan hingga akhir Januari 2018 di 57 titik pada enam daerah yang menjadi indikator inflasi. Yakni, Kota Semarang, Surakarta, Tegal, Kabupaten Kudus, Pekalongan, dan Banyumas.

Arif juga memastikan, selain stok beras yang dinilai aman, persediaan gula pun mencukupi. Berdasarkan data akhir November lalu, stok gula di gudang Bulog mencapai 42 ribu ton, cukup untuk beberapa bulan mendatang.

“Jadi, masyarakat tak perlu panic buying karena memang tidak ada gejolak harga yang terlalu tinggi. Teman-teman TPID dan Satgas Pangan akan terus mengawal harga dan stok pangan. Mafia-mafia mesti berhitung dua kali lipat kalau mau menimbun,” tandasnya.

Sementara itu, pantauan yang pihaknya lakukan terhadap harga kebutuhan pokok masyarakat saat Natal dan pergantian tahun 2017, relatif stabil. Hanya harga komoditas cabai dan telur yang ada kenaikan. Tapi kini perlahan turun.

Dicontohkannya, harga cabai merah teropong dari Rp 27.800 per kilogram menjadi Rp 26.000 per kilogram. Cabai merah keriting juga sudah selisih sekitar Rp 1.600 an per kilogram dibandingkan beberapa hari lalu. Sementara, cabai rawit merah yang sempat menembus Rp 43.000 per kilogram, kini Rp 40.000 per kilogram. “Tampaknya pasokan-pasokan mulai berdatangan untuk cabai. Ada dari Jawa Tengah, tapi kemarin di Pasar Johar Semarang cabai teropong ada pula yang dari Bali,” tuturnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Menilik Kreativitas Lewat Lomba Masakan Khas Kota Wali

Ada yang menarik di Pendopo Kabupaten Demak, Jalan Kiai Singkil, Kota Demak, kemarin. Di area gedung utama pertemuan itu banyak berdiri meja yang di...

Waspadai Titik Rawan Banjir dan Ambles

SEMARANG –Datangnya musim penghujan membuat PT Kereta Api Indonesia (KAI) memetakan beberapa titik rawan banjir dan longsor yang ada di wilayahnya. Salah satunya dilakukan...

Dewangga Berangkatkan Umrah Perdana 1439 H

SEMARANG - Sebanyak 80 jamaah umrah dari biro perjalanan Umroh dan Haji Plus PT Dewangga Lill Hajj Wal Umroh kemarin berangkat menuju Tanah Suci...

Siwa SD Tewas Tenggelam di Embung

SEMARANG - Nasib tragis dialami seorang bocah bernama Inamul Hasan, 8, warga Kelurahan Patemon RT 3 RW 1 Gunungpati. Bocah yang masih duduk di...

Partisipasi Pemilih Tembus 72,8 Persen

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Tingkat partisipasi masyarakat Kota Semarang pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jateng 27 Juni lalu mencapai 72,80 persen. Angka partisipasi...

Jalan Sodetan Senilai Rp 1,6 M

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Mulai 1 Februari 2018, proyek lanjutan tahao II jalan sodetan yang menghubungkan Jalan Sarwo Edhie Wibowo dengan Jalan Jenderal Sudirman akan...