33 C
Semarang
Minggu, 20 September 2020

Dipasangi Sling, Dijaga 24 Jam

Ketika Taman Air Mancur Menari jadi Pusat Jujukan Warga

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) tidak berencana memagari taman yang mempercantik area air mancur menari di kawasan sisi barat Alun-Alun Kota. Tujuannya, untuk kenyamanan pengunjung.

“TIDAK kami pagar, hanya dipasang sling pengaman agar (taman, Red) tidak diinjak,” kata Kepala Seksi Pertamanan dan Penerangan Jalan Umum (PJU) Bidang Pengelolaan PJU Taman dan Pemakaman, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Magelang, Yetty Setyaningsih, Selasa (2/1) kemarin.

Menurut Yetty, taman itu merupakan ruang terbuka publik yang kemanfaatannya ditujukan bagi masyarakat. Harapannya, masyarakat dapat beraktivitas lebih leluasa.

“Sehingga masyarakat lebih senang, merasa bahagia, produktivitas meningkat, kota pun maju. Ke depan, akan ada rencana memperbarui pola taman supaya tidak bosan.”

Ia mengimbau, masyarakat ikut merasa memiliki, memelihara, serta menjaga aset yang ada. Agar bisa dinikmati dalam waktu yang lama. “Kami ada petugas yang akan berjaga 24 jam yang terbagi dalam tiga shif dibantu Linmas, Satpol PP, juga keamanan dari Disperindag.”

Pengamatan Jawa Pos Radar Kedu, pengunjung banyak yang silih berganti mengunjungi taman baru ini. Air mancur menari menjadi tujuan utamanya.

Etik, warga Magelang, yang kini menetap di Karawang mengaku penasaran dengan air mancur menari di Alun-Alun. Ia ulang kampung demi menyaksikan pertunjukan air mancur menari pada malam Tahun Baru 2018 di kota kelahirannya.

“Saya bela-belain pulang kampung. Sekarang penasaran lagi kalau siang kayak apa,” aku perempuan 45 tahun itu.

Sementara itu, juru parkir Alun-Alun sisi barat, Joko, mengaku parkirannya ramai. Banyak pengunjung dari luar daerah yang sengaja ingin melihat air mancur menari. “Dari sebelum Tahun Baru ramai, sampai sekarang (kemarin, Red) juga masih ramai.” (put/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pedagang Diminta Mendaftar JKN-KIS Sebelum 1 Januari 2019

MAGELANG - Para pedagang pasar dan pedagang kaki lima (PKL) di Kota Magelang diminta segera mendaftarkan diri menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS)...

Studi Infrastruktur Jalan, Pendidikan dan Fasilitas Kesehatan di Tiga Daerah

RADARSEMARANG.COM - Anggota DPRD Demak dari Komisi B dan Komisi C belum lama ini melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Provinsi Papua Barat. Tepatnya, ke...

Resto Chinese Food Terbaik di Pantura Barat

RADARSEMARANG.COM - BERDIRI Sejak sejak tahun 2005, Cin Long Resto di Kompleks Dupan Square Pekalongan jalan Dr Sutomo Baros depan terminal Kota Pekalongan, hinga...

Ganjar Bantu Urai Persoalan Warga Tarisi

RADARSEMARANG.COM, CILACAP - Calon Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengunjungi dua lokasi pascabencana di Cilacap, Jumat (27/4). Salah satunya Desa Tarisi, Kecamatan Wanareja yang selama...

GTT PAI Minim Perhatian

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Guru Tidak Tetap (GTT) khususnya Pendidikan Agama Islam (PAI) minim perhatian dari pemerintah. Hal itu dikatakan oleh Anggota Komisi X DPR...

Pesona Puncak Tugu Petungkriono, Nirwana Kecil Pekalongan

KAJEN- Satu lagi tempat wisata alam yang sangat indah di Kabupaten Pekalongan, yakni Puncak Tugu Petungkriono, yang terletak di Dusun Sikucing Desa Yosorejo. Puncak Tugu...