33 C
Semarang
Selasa, 7 Juli 2020

Desa Mluweh Fokus Infrastruktur

Desa Mluweh, Kecamatan Ungaran Timur

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Pembangunan sektor infrastruktur masih terus dikebut oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Mluweh Kecamatan Ungaran Timur. Kades Mluweh Asariyono mengungkapkan hal itu sesuai dengan kebutuhan desa.

“Di desa kita masing-masing dusun terhubung jembatan, dan terkelilingi sungai, karenannya infrastruktur menjadi fokus kita dahulu,” ujar Asariyono, Selasa (2/1).

Asariyono (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Asariyono (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Apalagi, desa tersebut secara topografi berada paling luar wilayah Kabupaten Semarang dan berbatasan langsung dengan wilayah Kota Semarang. Ia mengatakan, kondisi jalan Desa Mluweh, sebelum adanya Dana Desa (DD) memang sangat memperihatinkan.

Letaknya yang paling luar dari Kabupaten Semarang, lanjutnya, kurang begitu mendapatkan perhatian. Sehingga dengan adanya DD dan penataan anggaran melalui APBDes, infrastruktur dapat dibangun.

Pembangunan infrastruktur antaralain jalan poros desa. “Kan saat ini jalan poros desa tidak bisa dibangun Pemkab Semarnag karena merupakan aset milik desa, sehingga desa yang berkewajiban membangun menggunakan DD,” ujarnya.

Saat ini APBDes untuk 2017 Desa Mluweh sebesar Rp 1.362.140.000. APBDes tersebut diperoleh dari beberapa Pendapatan Asli Desa (PADes). Diantaranya hasil aset desa sebesar Rp 40 juta, swadaya dan gotong royong sebesar Rp 20 juta.

“Juga pendapatan transfer sebesar Rp 20 juta, DD sebesar Rp 801.144.000, Bagi hasil pajak dan retribusi daerah sebesar Rp 48.406.000, Alokasi Dana Desa (ADD) sebesar Rp 452.490.000, dan Bantuan keuangan kabupaten sebesar Rp 20.100.000,” katanya.

Penggunaan APBDes Mluweh juga dilakukan dengan transparan. Wujud transparansi tersebut yaitu dengan poster penggunaan APBDes 2017 yang terpampang di depan kantor Kepala Desa. “Supaya warga juga bisa ikut mengawasi penggunaan APBDes kita,” katanya.

Selain itu, Pemdes Mluweh juga mempersiapkan adanya BUMDes. Diantaranya yaitu melalui usaha toko material. Saat ini, hal tersebut masih di godok melalui Perdes (Peraturan Desa), sehingga nantinya dapat di BUMDes kan. (ewb/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Jateng Park Hanya Wacana

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Proyek pembangunan Jateng Park di Wana Wisata Penggaron, Desa Susukan, Kecamatan Ungaran, Kabupaten Semarang sepertinya hanya sekadar wacana. Sebab, rencana pembangunan...

Tiga Peradi Persiapkan Kantor Advokat Modern

SEMARANG-Tiga kubu Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Semarang bersatu dan akrab dalam acara “Seminar Modern Law Firm” yang diadakan Microsoft Indonesia...

Nama Bubur India, Tak Terkait Negara India

RADARSEMARANG.COM - AKTIVITAS di Masjid Jami Pekojan, tepatnya di Petolongan nomor 1, Purwodinatan, Semarang Tengah, sudah mulai ramai ketika waktu menujukkan pukul 13.00 siang....

Konten Medsos Bisa Pecah Belah Bangsa

SEMARANG-Generasi milineal harus waspada adanya intervensi untuk memecah belah bangsa, serta pengaruh budaya asing melalui konten teknologi informasi dan media sosial (medsos). Sebab, hal...

Gelar Pembuatan Akta Kelahiran Masal

DEMAK-Sebanyak 160 warga Desa Pidodo, Kecamatan Karangtengah mengikuti kegiatan pembuatan akta kelahiran masal yang digelar Karang Taruna Sinar Permata di Balai Desa Pidodo. Kegiatan...

PSIS Mulai Pindah Kendal

SEMARANG – Tim PSIS Semarang akan melakoni laga perdana mereka di Stadion Utama Kendal menjamu PSMS Medan pada laga babak 16 besar Liga 2...