31 C
Semarang
Kamis, 3 Desember 2020

Selidiki Mayat di Irigasi

Menarik

Dorong UMKM Bangkit, BRI Kembali Gelar BRILIANPRENEUR 2020

RADARSEMARANG.COM - JAKARTA  – Bank BRI kembali menggelar pameran industri kreatif UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2020. Kegiatan ini merupakan puncak dari rangkaian HUT Bank BRI...

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID — Polres Magelang masih menyelidiki penyebab kematian Sutarmin, 32, warga Dusun Kembangan RT 02/RW 16, Desa Sumberejo, Kecamatan Mertoyudan. Diperoleh informasi, mayat Sutarmin ditemukan warga mengapung di bawah dam irigasi berketinggian 1,5 meter di Dusun Permitan, Desa Bondowoso, Kecamatan Mertoyudan. Jenasah korban ditemukan oleh warga pada Senin (1/1) kemarin.

Kasubbag Humas Polres Magelang AKP Santoso mewakili Kapolres Magelang, AKBP Hari Purnomo menyampaikan, korban ditemukan dalam kondisi mengapung tertelungkup dan sudah tidak bernyawa. Mayat Sutarmin ditemukan sekitar pukul 09.45. “Lokasi penemuan di bawah dam irigasi dengan ketinggian 1,5 meter,” kata AKP Santoso, tadi malam.

Keterangan sejumlah warga, korban sudah pergi meninggalkan rumah sejak 30 Desember 2017. “Sejak tanggal itu, korban tak kunjung pulang ke rumah.” Keluarga sempat mencari Sutarmin. Namun, pencarian selama beberapa hari, tidak membuahkan hasil.

Informasi dari warga, Sutarmin mengalami depresi. Hasil pemeriksaan, ada luka sobek di bagian muka korban. “Yang jelas bukan akibat pukulan atau penganiayaan. Kemungkinan cuma karena benturan saja,” pungkas AKP Santoso. (cr3/isk)

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Dorong UMKM Bangkit, BRI Kembali Gelar BRILIANPRENEUR 2020

RADARSEMARANG.COM - JAKARTA  – Bank BRI kembali menggelar pameran industri kreatif UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2020. Kegiatan ini merupakan puncak dari rangkaian HUT Bank BRI...

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...