33 C
Semarang
Kamis, 22 Oktober 2020

Hasilkan 3 Ton Sampah

Warga Kaget Tahu Dana Air Mancur Rp 4,9 Miliar

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Momen car free night pada Gebyar Pariwisata Malam Tahun Baru 2018, Minggu (31/12/2017) malam, di Alun-alun Kota Magelang, menghasilkan 3 ton sampah. Banyaknya tumpukan sampah, menunjukkan sebagian warga Magelang, belum sepenuhnya sadar membuang sampah pada tempatnya. Pantauan Jawa Pos Radar Kedu, di beberapa titik, tampak menumpuk sampah di sejumlah ruas jalan. Sampah-sampah berserakan. Botol plastik, kertas koran, sisa makanan, tercecer di mana-mana.

Kepala Bidang Pengelolaan dan Penanganan Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Magelang, R. Jaka Prawispara, Senin (1/1) kemarin, membenarkan pihaknya bekerja ekstra keras membersihkan dan mengangkut sampah yang mencapai sekitar 3 ton di sekitar kawasan Alun-Alun Kota. Jaka mengatakan, tumpukan sampah hampir merata di kawasan Alun-Alun. Terbanyak, di area lingkaran Alun-Alun. “Beberapa titik banyak sekali sampah yang bertumpuk. Malah di beberapa ruas jalan, juga banyak sampah yang dibuang sembarangan.”

Setelah kegiatan selesai, kata Jaka, tim dari DLH langsung membersihkan sampah-sampah tersebut. “Tim bekerja sejak pukul 02.00 hingga 05.00, hingga kawasan Alun-Alun bersih.” Jaka melanjutkan, pihaknya sudah memprediksi acara malam Tahun Baru bakal dipenuhi sampah. DLH sejatinya sudah mengantisipasi, dengan menyediakan tambahan bak dan gerobak sampah. “Kami juga sampaikan kepada panitia acara, agar pengunjung membuang sampah pada tempatnya. Namun memang para pengunjung sulit untuk disadarkan, karena dari luar daerah pun, tumplek blek di Alun-Alun.”

Selama operasi pembersihan sampah, DLH menerjunkan 45 personel Tim Sapu Jagad plus 30 petugas kebersihan Alun-Alun. “Total ada 75 personel yang kami kerahkan untuk membersihkan sampah.” Rinciannya, unit pengangkut satu truk, 5 unit mobil; dan puluhan gerobak sampah. “Sampah yang ada sekitar 3 ton,” jelas Jaka.

Disinggung adanya edaran dari Menteri Lingkungan Hidup terkait sampah momen Tahun Baru, Jaka membenarkan bahwa data sampah yang dikumpulkan, rencananya akan dikirim ke Dinas DLHK Provinsi Jateng. Selanjutnya, dikirim ke Jakarta. Pengiriman data sampah, berdasar Surat Edaran Nomor SE.5/MENLHK/PSLB3/PLB.0/12/2017 tentang Imbauan Bersih Sampah pada Perayaan Malam Tahun Baru 2018.

“Rencananya Kementerian akan melakukan evaluasi tentang adanya sampah yang dihasilkan pada malam Tahun Baru, dibandingkan sampah yang dihasilkan pada hari biasa. Nantinya, semua sampah akan dikirim ke Jakarta.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...