33 C
Semarang
Jumat, 10 Juli 2020

Diduga Ada Maladministrasi

Ombudsman Janji Telusuri Perekrutan Non ASN Disdik

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Kisruh input data dalam pengumuman perekrutan pegawai Non Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang, patut diduga terjadi maladministrasi. Paling dikhawatirkan apabila sampai terjadi praktik kongkalikong orang dalam yang berusaha membawa peserta titipan.

Maka dari itu, Ombudsman Perwakilan Jawa Tengah menegaskan akan menelusuri kasus input data pengumuman perekrutan pegawai Non ASN di Disdik Kota Semarang tersebut. “Seharusnya tidak terjadi kesalahan input data, karena berdampak pada administrasi dan faktual data peserta yang lolos,” kata Plt Ombudsman Perwakilan Jawa Tengah, Sabarudin Hulu, saat dihubungi Jawa Pos Radar Semarang, Senin (1/1).

Jika hal itu terjadi, maka panitia perekrutan pegawai Non ASN di Disdik Kota Semarang harus dilakukan evaluasi. “Kami memang belum menerima aduan soal itu. Tetapi masalah seperti ini patut diduga terjadi maladministrasi. Kami awasi, besok kami akan turunkan tim,” ungkap Sabarudin.

Tentunya, kata dia, regulasi penerimaan Non ASN telah diatur di dalam Peraturan Wali Kota (Perwal). Sebagai penanggung jawab adalah Kepala Disdik Kota Semarang untuk melakukan evaluasi kepanitiaan. “Supaya peserta yang lolos tidak dirugikan,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kota Semarang, Joko Santoso mengatakan bahwa dalam perekrutan pegawai apapun membutuhkan transparansi. “Ketika terjadi kesalahan input data yang mengakibatkan nama dan nomor tidak sinkron, ini mengakibatkan timbulnya permasalahan baru,” katanya.

Maka Disdik, tandasnya, pertama, harus segera mengambil langkah mengumpulkan orang-orang yang nama dan nomornya tercantum di situ, memberikan penjelasan secara detail agar permasalahan yang terjadi ini transparan. Kedua, ke depan agar setiap perekrutan apapun lebih berhati-hati. Termasuk dalam hal menentukan pengumuman.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

SMK Swadaya Rehab 8 Rumah

TEMANGGUNG- SMK Swadaya Temanggung merenovasi 8 rumah pada Ramadan tahun ini. Tujuh rumah tersebar di wilayah Kabupaten Temanggung dan satu rumah di Kabupaten Wonosobo. Rumah-rumah...

Hafal Alquran, Pernah Belajar di Ponpes Yusuf Mansur

RADARSEMARANG.COM - Keterbatasan fisik tidak menyurutkan semangat Muhammad Wahyono, 20, untuk bisa bermanfaat bagi masyarakat. Meski tidak punya kedua tangan dan kedua kaki, dirinya...

Bongkar Peredaran Pita Cukai Palsu Rp 3,84 M

SEMARANG – Petugas Bea Cukai Jawa Tengah terus menggencarkan pengawasan terhadap peredaran pita cukai palsu dan rokok ilegal. Di 2017 ini, pihaknya berhasil mengungkap...

Ruwatan Sengkolo Diikuti 212 Sukerto

DEMAK-Tradisi ruwatan masal hingga kini terus dijalankan. Kemarin, sebanyak 212 sukerto diruwat di Pendopo Notobratan, Kelurahan Kadilangu, Kecamatan Demak Kota. Ritual budaya ini cukup...

Napi Bleder Diajari Berternak Udang Vaname

KENDAL—Para Narapidana (napi) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II B Bleder, Kecamatan Patebon, Kendal diberikan pelatihan ketrampilan agribisnis. Para warga binaan ini, diajari cara...

Noah dan Virzha di USM

HARI ini Sabtu (11/11) Universitas Semarang (USM) menggelar USM Fiesta 2017 dengan tema Bring Up Your Soul, di Halaman Kampus USM Jalan Arteri Soekano-Hatta,...