33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

36 Ruas akan Dipasangi Mesin Parkir

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Penertiban juru parkir (jukir) yang memungut tarif tak sesuai aturan sejauh ini belum maksimal. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang menyarankan bagi warga yang merasa dirugikan atas adanya juru parkir yang menaikkan tarif tidak sesuai aturan untuk melapor ke pihak berwajib. Ulah Jukir seperti itu termasuk tindakan pemerasan yang melanggar hukum.

Selain itu, pihaknya akan melakukan penataan parkir secara menyeluruh mulai 2018. Salah satunya dengan penerapan parking meter atau parkir elektronik. Pada tahap pertama nanti sedikitnya ada sebanyak 36 ruas jalan yang akan diterapkan parking meter. Hal itu sebagai upaya penertiban jukir nakal yang kerap meresahkan masyarakat. Termasuk penertiban untuk memaksimalkan Pendapan Asli Daerah (PAD) yang sejauh ini kerap bocor akibat dikelola kelompok jukir.

“Tahun 2018 kami lakukan penataan parkir secara menyeluruh. Mulai penataan untuk ruang parkir dan titik-titik parkir yang dikelola oleh juru parkir. Saat ini sudah kami data, rencananya diterapkan mesin parkir,” kata Kepala Seksi Penataan dan Perizinan Parkir Dishub Kota Semarang, Danang Kurniawan, Minggu (31/12).

Pihaknya mengaku telah mempersiapkan hal tersebut dan telah dilakukan survey ulang. “Awal tahun 2018 ini semoga bisa lelang. Ada sebanyak 36 ruas jalan yang rencananya diterapkan parking meter. Tapi ini baru mau dilelangkan,” katanya.

Pihaknya juga akan memberlakukan pengosongan-pengosongan terhadap beberapa ruas jalan. “Seperti di Simpang Lima Semarang nanti dilarang parkir, hingga pukul 21.00 tidak boleh ada parkir di situ. Seluruh Simpang Lima tidak boleh parkir, memang mau kami kosongkan,” ujar dia.

Penataan parkir dilakukan setting ulang disesuaikan dengan perkembangan lalu lintas, termasuk dilakukan survey mengenai kepadatan volume lalu-lintas. Kerangka Acuan Kerja (KAK) mengenai parking meter ini telah disiapkan, termasuk kajiannya. Tinggal menunggu lelang, kemudian pemasangan mesin parking meter.

Parking meter di tahap awal akan diterapkan di sejumlah jalan protokol yang berkategori tempat parkir gemuk. Diantaranya Jalan Pemuda, Depok, Gajahmada, kawasan Pecinan dan Thamrin.

Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Wiwin Subiyono mengatakan sektor parkir harus dilakukan evaluasi menyeluruh. Mulai dari penertiban jukir hingga pengelolaan PAD-nya. “Sejauh ini, PAD parkir tidak pernah mencapai target. Maka dari itu, Pemkot Semarang segera membuat terobosan mengenai pengelolaan parkir di Kota Semarang,” katanya.

Ia mendorong Pemkot Semarang dalam penerapan parkir elektronik. “Kami berharap parkir elektronik ini bisa diterapkan, karena untuk melakukan penataan pengelolaan parkir dibutuhkan inovasi,” katanya. (amu/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Ruko Dua Lantai Ludes

MUNGKID-- Kebakaran melanda sebuah ruko di area Pasar Pucang Kecamatan Secang Kabupaten Magelang, Rabu (26/4) malam. Si jago merah diduga muncul akibat korsleting listrik....

Daftar Pemilih Jangan Sampai Luput Lagi

SEMARANG - Kalangan DPRD Jateng ingin memastikan seluruh warga yang punya hak pilih di Pilgub dan Pilkada 2018 mendatang, masuk dalam daftar pemilih. Sebab,...

Mei, Batas Waktu Uji KIR Taksi Online

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang memberikan batas waktu uji KIR taksi online di Kota Semarang pada 31 Mei mendatang. Hingga kini baru...

Paket Wisata Sekkaron Bidik Pasar Internasional

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Untuk membidik wisatawan dari Eropa, empat desa di Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang bekerjasama dengan Vino Foundation meluncurkan destinasi wisata Sekkaron. Destinasi wisata...

Jalan Sodetan Senilai Rp 1,6 M

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Mulai 1 Februari 2018, proyek lanjutan tahao II jalan sodetan yang menghubungkan Jalan Sarwo Edhie Wibowo dengan Jalan Jenderal Sudirman akan...

Anggaran Insentif Guru Madin Naik Rp 6,57 M

KENDAL-Wujud kepedulian terhadap pengajar Madrasah Diniyah (Madin) dan Taman Pandidikan Quran (TPQ), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal berencana menaikkan anggaran insentif hingga dua kali lipat....