33 C
Semarang
Selasa, 11 Agustus 2020

Kursi Stadion Citarum Dipasang Selang-Seling

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Kursi penonton di tribun timur Stadion Citarum Semarang yang dikeluhkan karena pemasangannya terlalu mepet akhirnya dibongkar sebagian. Pembongkaran kursi penonton senilai Rp 7,95 miliar ini menjadi tanggung jawab pihak kontraktor  pelaksana, PT  Idola Aerindo Jaya.

“Sudah saya evaluasi. Sudah dibuka (bongkar), sekarang ini sudah selesai, dibuat selang-seling, bagian atas isi, baris bawahnya dibongkar, dan seterusnya. Sekarang sudah jadi longgar, enak dan nyaman,” kata Kepala Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Semarang, Agus Riyanto.

Dijelaskan, masalah tersebut terjadi karena kondisi lantai trap Stadion Citarum sudah ada sejak dahulu. Hanya dilakukan pemasangan kursi saja. “Ini berbeda dengan Tri Lomba Juang (TLJ) yang direncanakan mulai dari trap beserta kursinya sehingga klop. Tapi, kalau di Citarum sudah ada trapnya, kemudian menyediakan kursi tribun. Otomatis kalau di TLJ sinkron. Tapi di Citarum kalau disusun dalam kondisi sudah ada lantai trapnya ya seperti itu. Akhirnya ya kami lebarkan,” jelasnya.

Ia mengaku mengetahui masalah tersebut setelah ada laga ujicoba antara PSIS dengan PPLM Jakarta, Kamis (28/12) sore lalu.  Masalah itu mencuat dan ramai diperbincangkan di media sosial. “Hari itu juga, kami langsung melihat di lapangan dan lakukan evaluasi. Yaudah diambil (dilepas) satu (baris) biar nyaman. Sekarang sudah bagus. Kursi yang dibongkar disebarkan atau dipasang di lokasi lain. Kan masih ada tempat. Tidak mengurangi kapasitas tempat duduk. Yang penting sekarang tempat duduk penonton sudah nyaman. Memang itu bagian evaluasi kami,” katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) Kota Semarang, Gurun Risyatmoko, mengatakan hingga saat ini hasil pembangunan Stadion Citarum belum diserahterimakan kepada pihaknya. “Pembangunan Stadion Citarum belum ada serah terima. Pembangunan ini ditangani oleh Dinas Tata Ruang Kota Semarang. Bukan Dispora. Nanti kalau sudah selesai semuanya baru diserahkan kepada kami pengelolaannya,” kata Gurun, saat dihubungi Jawa Pos Radar Semarang, Minggu (31/12).

Sama seperti pembangunan GOR Tri Lomba Juang yang ditangani oleh Distaru Kota Semarang, kemudian setelah selesai pembangunan diserahkan pengelolaannya kepada Dispora. “Terus terang, kami belum bisa menanggapi soal itu, karena belum ada serahterima,” ujarnya.

Anggota Komisi C DPRD Kota Semarang Suharsono meminta masalah tersebut perlu dilakukan pengecekan  untuk mengetahui apakah itu merupakan kesalahan perencanaan atau kesalahan pelaksanaan pembangunan oleh kontraktor.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Kausalitas Ketuhanan Sains dan 9 Nilai Antikorupsi

RADARSEMARANG.COM - Trend topik tiang listrik dan setyo novanto menghiasi medsos. Inti persoalan utamanya berkaitan erat dengan penegakan korupsi antara pelaku dan penegak korupsi....

Alwin Dorong Percepatan Normalisasi

SEMARANG – Ketua Komisi D DPRD Jateng Alwin Basri mendorong percepatan penyelesaian proyek normalisasi sistem sungai Jragung. Sebab dengan tuntasnya proyek normalisasi 3 sungai...

Jangan Remehkan Tim Ndeso

GELARAN Liga 2 musim 2017 telah resmi digeber 19 April. PSIS bersama 60 tim dari berbagai penjuru negeri ini bersaing ketat memburu tiket promosi...

Bupati Sarankan Petani Kelola Mina Padi

RADARSEMARANG.COM, KAJEN - Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, terkesan dengan kreativitas kelompok Mina Padi, yang memanfaatkan genangan air sawah untuk budidaya ikan air tawar, di Desa...

Santri Ponpes Didorong Menjadi Motivator Kesehatan Masyarakat

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Lembaga pendidikan yang menjadi tempat mencetak calon-calon generasi penerus bangsa diharapkan untuk tidak lupa memperhatikan kesehatan lingkungan. Tak terkecuali lembaga pendidikan seperti Pondok...

Komisi B Pastikan Pasar Kaliwungu Segera Dibangun

RADARSEMARANG.COM, KENDAL - Pasar Pagi Kaliwungu yang terbakar Agustus 2017 lalu akan segera dibangun. Pembangunan itu setelah Komisi B DPRD Kendal menyetujui usulan dari...