29 C
Semarang
Senin, 19 April 2021

Menjadi Guru Bahasa Jawa Zaman Now

spot_img
spot_img

Kemajuan teknologi Informasi juga telah menyumbangkan perannya pada prestasi siswa dan guru. Oleh karena itu, guru bahasa Jawa dapat menjadi guru yang kekinian jika dalam proses pembelajaran mampu mengaplikasikan teknologi komputer seperti power point, internet, online, website, dan sebagainya. Hal ini dikandung maksud agar pembelajaran bahasa Jawa lebih efektif, menyenangkan, dan bermakna bagi siswa. Lambat laun, kesan guru bahasa Jawa yang identik dengan hal yang kekunoan menjadi kekinian. Dalam KBBI  kata kekinian dibentuk dari kata dasar ‘kini’ yang berarti sekarang ini. Kata kini membagi jalinan waktu dari masa lalu, menjadi masa sekarang dan berikutnya.

 Kedua, menjadi guru inovatif.  Guru inovatif adalah guru yang mampu memanfaatkan media, strategi, dan metode pembelajaran untuk menciptakan sebuah inovasi dalam pembelajaran. Inovasi di sini dapat diartikan sebagai satu bentuk perubahan di mana proses inovasi itu mengiringi perubahan yang berlaku. Oleh karena itu, sebagai guru bahasa Jawa harus selalu berupaya agar mentransformasi dirinya dan pembelajarannya ke arah yang lebih baik. Guru inovatif  selalu berupaya menjadikan siswa untuk  berpikir secara bijaksana, menyelesaikan masalah dan daya kreativitas yang tinggi dalam menghadapi arus globalisasi  saat ini.

Guru inovatif  tidak akan terikat dengan sesuatu cara baku dalam melaksanakan pembelajaran,  sebaliknya guru tersebut senantiasa berpikir di luar pakem dan berupaya  mencari cara serta strategi baru  dalam pembelajaran. Guru inovatif tidak hanya mengajarkan tentang ilmu dan materi yang ada dalam kurikulum saja, namun harus mampu mengajarkan keterampilan kepada siswa yang diperlukan dalam kehidupan. Selain itu, guru inovatif  harus bijak dalam  mengikuti perkembangan zaman dan TI.

Dengan demikian perkembangan teknologi dapat dijadikan motivasi untuk meningkatkan kinerja seorang guru bukan malah sebaliknya akan menjadi momok. Akhirnya, menjadi guru bahasa Jawa yang kekinian dan inovatif di abad 21.

Guru tidak hanya pendidik yang memanusiakan manusia, mengembangkan potensi siswa dalam aspek sikap (attitude), kemampuan (ability), dan keterampilan (skill), namun harus menjadi panutan bagi siswa. Hal ini sesuai dengan ajaran Ki Hajar Dewantoro “Ing ngarsa sun tuladha” yang bermakna “Di depan memberikan contoh”. Dan modal utama untuk menjadi guru yang kekinian dan inovatif harus terus belajar dan berkarya mengikuti perkembangan zaman, dalam membimbing siswa menghadapi tuntutan di dunia nyata yang penuh kebermaknaan. (*/aro)

Guru Bahasa Jawa SMP Negeri 1 Weleri Kendal

spot_img

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here