32 C
Semarang
Jumat, 18 Juni 2021

Kursi Stadion Citarum Dipasang Selang-Seling

“Pertama perlu dilihat dokumen perencanaannya seperti apa. Kedua, perlu dilihat dari sisi pelaksanaan. Apakah pelaksanaan dalam pengerjaan kegiatan pembangunan tersebut telah sesuai dengan perencanaan. Kalau ternyata perencanaan sudah bagus, sedangkan pelaksanaan tidak sesuai dengan perencanaan, maka itu kesalahan fatal dan harus dipertanggungjawabkan, karena tidak sesuai dengan bestek. Kalau terjadi kesalahan konstruksi, tidak sesuai dengan gambar, termasuk kesalahan berat dan fatal. Sanksinya berat,” ujarnya.

Kontraktor harus melakukan perbaikan sesuai dengan perancanaan sebelum pekerjaan itu diserahterimakan kepada Pemkot Semarang. Sanksi bagi kontraktor pelaksana apabila melakukan kesalahan pembangunan alias tidak sesuai dengan perencanaan, maka dia tidak bisa dibayarkan sebelum dilakukan perbaikan.

Di sisi lain, Suharsono mendesak Pemkot Semarang tidak hanya sekadar mem-blacklist kontraktor yang tidak bisa menyelesaikan pekerjaan hingga akhir Desember 2017 kemarin, tetapi juga perlu melakukan klarifikasi faktual.  Hal itu agar mampu membuat efek jera dan betul-betul memberikan sanksi sesuai ketentuan agar di kemudian hari tidak kembali mengikuti lelang dengan menggunakan ‘bendera’ alias nama perusahaan lain.

“Kami berharap, setiap proyek supaya bisa dipertanggungjawabkan. Kalau tidak selesai sesuai kontrak, maka bisa diberlakukan sanksi blacklist sesuai ketentuan. Secara hukum, berdasarkan Perpres Nomor 54, telah diatur sanksi mulai dari denda hingga di-blacklist, sehingga mereka tidak bisa mengikuti lelang selama dua tahun,” tegasnya.

Sesaui aturan, lanjut dia, sebelum diberikan sanksi, kontraktor dibayar sesuai dengan prestasi kerja saja. “Misalnya, meraka baru menyelesaikan pekerjaan 80 persen, maka yang dibayarkan 80 persen, kan gitu,” katanya.

Pihaknya berharap, blacklist itu bukan menjadi hal yang meden-medeni (menakut-nakuti) kontraktor. Tetapi agar memiliki nilai edukasi dan benar-benar bekerja secara serius dan bertanggungjawab. “Sanksi itu untuk mengantisipasi pekerjaan yang tidak profesional. Memang itu menjadi langkah atas dampak atau akibat kontraktor tidak bisa menyelesaikan pekerjaan,” ujarnya.   (amu/aro)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here