33 C
Semarang
Senin, 13 Juli 2020

Rahasia Mendidik Anak di Rumah

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM – BANYAK orang tua terutama ibu sering mengeluhkan sikap anak-anaknya yang lebih mendengarkan perkataan gurunya daripada orangtuanya. Hal ini sering terjadi pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). “Selalu kata bu guru”, demikian yang sering diungkapkan anak meski sedang di rumah.

Pada usia dini, anak sudah mulai bisa membedakanperilaku-perilaku yang membuat mereka nyaman dan mnyenangkan untuk dunianya. Seorang guru memiliki trik-trik tertentu dalam mendidik dan memberikan pengertian kepada muridnya. Sehingga, anak-anak akan mudah mengingat pesan guru dan mematuhi instruksinya.

Para orangtua yang menginginkan putra putrinya santun dan mengikuti arahannya ketika di rumah, bisa menerapkan pola didik yang diajarkan gurunya di sekolah. Jadi, antara guru dan wali murid bisa bekerja sama dan kompak dalam mendidik anak-anak. Ini juga menegaskan bahwa tugas orangtua tidak hanya menyekolahkan anak-anaknya secara formal saja, tetapi juga bertanggungjawab atas tumbuh kembang anaknya.

Para orang tua sering mengeluh tentang perbedaan perilaku anaknya ketika di rumah dan di sekolah. Anaknya tidak mau belajar ketika di rumah, karena Ibu guru tidak memberikan pekerjan rumah (PR). Ketika orangtua mendampingi anaknya belajar di rumah, seringkali diprotes karena tidak sesuai dengan perintah dan perkataan gurunya di sekolah. Apabila orangtuanya minta bantuan, anak-anak enggan dan susah untuk melakukannya. Tetapi, apabila gurunya yang memberikan intruksi, maka dengan tanggap anak-anak akan berusaha melaksanakan perintah tersebut.

Contoh kecil, ketika di jalan anak bertemu dengan guru, maka mereka lekas menyapa gurunya dengan senyum, berjabat tangan, dan mengucap salam. Tapi, sebelum berangkat dan sepulang sekolah sudahkan anak-anak kita mengucap salam dan berjabat tangan dengan orangtuanya tanpa harus diminta!

Menurut Piaget (salah satu tokoh Teori Kognitif) dalam teori perkembangan anak usia dini menyatakan bahwa pembelajaran terjadi saat anak berusaha memahami dunia di sekeliling mereka, yang melibatkan teman sebaya, orang dewasa, dan lingkungan. Anak usia dini adalah masa-masa merekam dan meniru apa yang mereka lihat, apa yang mereka dengar, dan apa yang sudah menjadi kebiasaan. Mereka sudah bisa merasakan suasana senang dan sedih, membedakan lingkungan yang nyaman dan tidak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Curi Start Bacagub Jelang Pilgub Jateng 2018

Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng akan digelar Juni 2018 mendatang. Sejumlah kader partai politik (parpol) yang digadang-gadang bakal maju di bursa Jateng 1 rupanya masih...

Festival Kopi 2018 Dirancang Lebih Menarik

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG - Sukses dengan Festival Kopi (Feskop) ke-3 tahun 2017 lalu, semakin memantapkan Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI Temanggung untuk menggelar even serupa yang...

PN Kendal Launching PPI dan E-Tilang

KENDAL—Pengadilan Negeri (PN) Kendal melakukan launching Pusat Pelayanan dan Informasi (PPI). Yaitu pelayanan satu pintu yang ditempatkan di satu ruang gedung paling depan. Dengan...

Dua Pembobol ATM Dimassa

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Dua pembobol rekening di mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) babak belur dihajar massa di Sumurboto, Banyumanik. Keduanya dihakimi warga setelah tepergok...

Harus Dikebut, Tak Bangun Jalur Fungsional

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – DPRD Jateng mendesak pemerintah untuk serius menyelesaikan pengerjaan tol Semarang - Solo ruas Salatiga - Kartasura. Agar tol Semarang - Solo...

Pasang Girder, Siagakan 122 Personel Gabungan

RADARSEMARANG.COM, BATANG - Sebanyak 112 personel gabungan disiagakan di Gringsing Kabupaten Batang. Hal ini untuk antisipasi tidak diinginkan pada proses pemasangan balok girder flyover...