31 C
Semarang
Senin, 30 November 2020

Desa Siwal Miliki Produk Batik Unggulan

Desa Siwal Kecamatan Kaliwungu

Menarik

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

RADARSEMARANG.COM, KALIWUNGU Disamping sistem administrasi pemerintahan yang bagus, Desa Siwal juga memiliki produk batik unggulan. Bahkan, batik ini menjadi pakaian resmi bagi perangkat desa di Kecamatan Kaliwungu setiap hari Kamis.

Kepala Desa Siwal Parnu, mengatakan, batik ini dibuat oleh warga yang sebelumnya bekerja di pabrik pembuatan batik ternama di Solo. Ingin berkembang, warga ini kemudian membuka usaha sendiri. “Sehingga hasilnya pun bagus, setara dengan batik buatan pabrik ternama tempat warga ini bekerja sebelumnya,” jelas Parnu kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Parnu (Sigit Andrianto/ Jawa Pos Radar Semarang)
Parnu (Sigit Andrianto/ Jawa Pos Radar Semarang)

Parnu mengataan, pemerintah desa akan mendorong keberadaan usaha batik ini. Sebab, selain bisa menjadi ciri Desa Siwal, batik yang diberi nama batik Kresna Cahaya Baru ini diharapkan bisa memberikan dampak positif bagi perkonomian warga Desa Siwal.

“Tentu dalam pembuatannya kami berharap bisa melibatkan warga sekitar. Sehingga dapat mengurangi angka pengangguran,” jelas kades berkumis tebal ini. Keberadaan batik ini dirasa sejalan untuk membuat Desa Siwal kian dikenal oleh masyarakat luas dengan hasil produksinya.

Parnu menambahkan, warga juga tertib pajak.  Pembayaran pajak di desa ini selalu selesai tepat waktu, bahkan sebelum waktu pembayaran semua pajak warga sudah lunas.

“Kami gunakan acuan pajak tahun lalu. Sehingga ketika waktunya membayar, semua warga sudah lunas,” tegasnya.

Dengan keteraturan administrasi, potensi batik, kesadaran hukum warga, dan sejumlah unit usaha yang dikelola BUMDes, Pemerintah Desa Siwal berharap agar desa ini bisa mengejar ketertinggalan dari desa lainnya.

Bukan tanpa bukti, upaya Pemerintah Desa Siwal yang dinahkodai Parnu telah membuahkan hasil dengan sejumlah prestasi yang diraih. Terakhir, desa ini menjadi juara pertama dalam gelaran lomba Desa Hebat.

“Semoga kami bersama masyarakat bisa mempertahankan dan kalau bisa justru meningkatkan, supaya desa ini bisa terentaskan dari keterpurukan,” pintanya. (sga/zal)

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...