33 C
Semarang
Sabtu, 19 September 2020

PB BST Kuasai Final Tunggal Dini Putra

Djarum Foundation Kejurkab Pbsi Cup Xvi Wonosobo

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO – Klub Perkumpulan Bulu tangkis (PB) BST menguasai babak final kelompok usia tunggal dini dan anak putra Djarum Foundation Kejurkab PBSI Cup XVI Wonosobo. Posisi ini diraih oleh unggulan satu Cahya dan nonunggulan Danish.

Hasil pertandingan semifinal yang digelar Jumat (29/12) sore di Gedung Serba Guna (GSG) Tobong, Kertek, Jalan Parakan Km 01 Wonosobo, kedua pemain tersebut mendapat kemenangan dengan dua set langsung. Cahya bertemu dengan Samuel, juga pemain PB BST, sedangkan Danish melawan Abi dari PB Baker.

Pada laga empat besar, Cahya tidak kesulitan untuk mengatasi permainan Samuel. Sebagai unggulan satu Cahya mampu unggul jauh, dengan mengakhiri laga 21-6, 21-12. Adapun Danish mencatat kemenangan dengan angka ketat, 21-17, 21-17. Menilik pencapaian Danish hingga mampu ke final, hal ini menjadi prestasi yang mengejutkan.

Sebab, Danish mampu menyingkirkan Abi dari PB baker, yang notabene merupakan pemain unggulan dua. Padahal sebelumnya, Abi maju ke semifinal dengan kemenangan jauh 21-9, 21-10 dari Revino (Adizero).

Di bagian putri, final diduduki oleh Renata (PB ABS) dan Filia (PB Baker). Renata sebagai unggulan satu dan Filia unggulan dua, masih terlalu tangguh untuk ditaklukkan. Pada partai empat besar, Renata menghentikan langkah Nisma (PB Baker) dengan angka 21-14, 21-18. Sedangkan Filia, mengalahkan Rinjani (PB BST) melalui pertandingan dua set 21-16, 21-12.

Referee Pertandingan Agus Setiyono memaparkan, pada kejurkab kali ini, ada beberapa hasil kejutan yang dicapai oleh pemain kelompok usia. Antara lain yang dicatatkan oleh Danish tersebut. “Pemain yang baru naik kelas ke usia yang lebih tinggi tidak ditempatkan sebagai unggulan. Tapi sebenarnya secara kualitas mereka sudah mampu untuk bersaing dengan para pemain unggulan di kelompok tersebut. Harapannya, kalau sudah mampu berprestasi, ya harus dipertahankan atau ditingkatkan. Jangan sampai justru menurun pada kejuaraan berikutnya,” paparnya. (fiq/adv/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Menyoal Nalar Radikalisme Keagamaan

“...NOSTALGIA dapat menjadi kekuatan dahsyat, dan seiring perjalanan waktu dapat digunakan untuk tujuan-tujuan berbahaya.” (Alia Alawi dalam buku The Crisis of Islamic Civilization, 2009). Ada...

Dari Bedah Film Bid’ah Cinta di Kampus UIN Walisongo

Toleransi dalam memeluk agama yang mulai hilang coba diangkat Nurman Hakim ke layar lebar dengan meluncurkan film berjudul Bid’ah Cinta. Film besutan sutradara berambut...

Hendi Semprot Pengelola BRT

SEMARANG – Karut-marut dalam pengelolaan Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang, membuat Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi geram. Kritik pedas pun disampaikan oleh wali...

Wajib Ikuti Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Mulai 2018 semua aparatur Badan Permusyawatan Desa (BPD) di Kabupaten Semarang diminta untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Hal itu dikatakan oleh Wakil...

Aniaya, 11 Warga Karanganyar Dibekuk

SEMARANG – Sebelas orang warga Karanganyar diamankan aparat Polda Jateng, terkait dugaan kasus aksi sweeping di AW Resto, Tasikmadu, Karanganyar. Saat sweeping, para tersangka...

Nelayan Diminta Beralih ke Alat Ramah Lingkungan

BATANG—Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng mengimbau para nelayan yang selama ini menggunakan cantrang, untuk segera beralih menggunakan alat tangkap ikan yang ramah lingkungan. Meskipun pelarangan...