31 C
Semarang
Jumat, 27 November 2020

Berhenti Jadi Teknisi, Kini Jadi Pengusaha Koi Terkenal

Agung Budi Cahyono , Budidaya Ikan Koi Beromzet Puluhan Juta Rupiah

Menarik

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

RADARSEMARANG.COM – Memutuskan keluar dari zona nyaman saat berada di puncak karir bukan perkara yang mudah. Namun keputusan tersebut ditempuh Agung Budi Cahyono. Ia berhenti menjadi teknisi sebuah bengkel ternama di Jateng, dan memilih merintis bisnis budidaya ikan hias jenis koi. Seperti apa?

ADENNYAR WYACAKSONO

BAGI Agung Budi Cahyono, warga Jalan Permata Grafika II Blok B No 22 RT 01 RW 10 Kelurahan Gedawang , Banyumanik, menjalani hobi sekaligus bisnis budidaya ikan koi bukanlah hal yang mudah. Pada 2013, ia mencoba memberanikan diri untuk menjadi peternak koi. Dengan modal nekat dan kemampuan otodidak, ia kini berhasil menjadi peternak koi asal Semarang yang dikenal seantero Jawa dan Bali.

Kepada Jawa Pos Radar Semarang, pria yang sebelumnya menekuni pekerjaan sebagai seorang teknisi atau mekanik ini mengaku bosan dengan rutinitas kesehariannya. Padahal saat itu, bisa dibilang ia berada di puncak karir. Bahkan pria yang akrab disapa Agung ini bakal ditempatkan sebagai kepala bengkel di Solo.

“Saya bekerja sebagai teknisi sudah 12 tahunan. Sebelumnya saya bekerja di bengkel kapal di Jakarta selama dua tahun. Namun pekerjaan itu membuat saya berada di titik jenuh, hingga saya memutuskan keluar untuk menekuni bisnis budidaya ikan koi,” katanya, kemarin.

Akhirnya pada 2013, Agung mencoba menekuni budidaya ikan koi. Sebelumnya ia hanya pencinta ikan hias asal Jepang tersebut yang harganya lumayan mahal. Dari situlah, ia mencium aroma bisnis dan keuntungan budidaya ikan koi. Dengan modal Rp 750 juta, ia mencoba memberanikan diri membuat kolam pemijahan di rumah pribadinya, dan pembesaran koi yang ada di daerah Tuntang, Kabupaten Semarang.

“Awalnya sih dari hobi, apalagi ikan ini bernilai jual tinggi dan digandrungi, karena keindahan warna serta bentuk tubuh yang dimiliki,” jelasnya.

Setelah memiliki kolam pemijahan sebanyak 6 buah di belakang rumahnya, Agung pun membeli indukan yang diimpor langsung dari Jepang. Saat itu jumlahnya sekitar 5 indukan betina dan 10 indukan pejantan. Secara otodidak, ia pun mencoba mengkawinkan ikan koi hingga berhasil menetas. Saat ini, ia sukses menjadi peternak koi dengan omzet puluhan juta rupiah per bulannya.

“ Dulu sih sempat gagal saat pemijahan, karena belum tahu tekniknya. Kemudian saya mencoba secara otodidak sambil membaca referensi sampai akhirnya bisa berhasil menghasilkan ikan dengan warna, bentuk, dan corak yang kualitasnya mumpuni,”paparnya.

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...