31 C
Semarang
Selasa, 1 Desember 2020

Bantu Wujudkan Ketersediaan Pangan

Menarik

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Guna memudahkan jual beli hasil pertanian, Pemerintah Kabupaten Batang kini memiliki lumbung pangan yang berlokasi di Desa Brayo, Kecamatan Wonotunggal. Selain itu, lumbung pangan diharapkan bisa mewujudkan ketersediaan pangan dan sebagai penyimpanan hasil panen.

Secara simbolis Bupati Batang Wihaji meresmikannya, pada Jumat (29/12). “Desa Brayo mempunyai terobosan atau kreativitas yang beda dibanding dengan desa lainnnya dalam pemanfaatan dana desa (DD). Saya bangga BUMDes Desa Brayo mampu melihat peluang apa yang menjadi kebutuhan dari masyarakatnya yang mayoritas petani padi,” ucap Bupati.

Lewat lumbung pangan ini, nantinya kata Wihaji bisa memberikan keuntungan bagi petani dan keuntungan bagi pedagang yang biasa membeli hasil tani. Sehingga secara tidak langsung mampu mempertahankan pertanian yang selama ini sudah kurang diminati dan banyak beralih fungsi lahannya. “Lumbung pangan ini hal yang baru, semoga ke depannya bisa diikuti oleh desa yang lainnya,” katanya.

Ditambahkan, penguatan kelembagaan BUMDes memang harus komprehensif dan terus memberikan kontribusi, inovasi dan kreativitas dalam pemanfaatannya. Jika selama ini hanya untuk infrastruktur simpan pinjam dan pelatihan, perlu adanya inovasi untuk pemanfaatan di bidang lain. Terlebih Batang sedang menggiatkan wisata, sehingga perlu adanya pusat kuliner untuk memperlengkapinya.

Kepala Desa Brayo, Eko S mengatakan, terbentuknya lumbung pangan ini merupakan aspirasi dari warga yang mayoritas pekerjaannya sebagai petani. Dengan dibangunnya lumbung pangan, petani bisa menyimpan hasil panennya yang dapat digunakan memenuhi kebutuhan pangan sewaktu musim paceklik atau gagal panen. “Saat ini pangan sangat penting bagi masyarakat dan mudah-mudahan dengan ketersediaan lumbung pangan ini warga desa lebih sejahtera lagi,” katanya. (han/ric)

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...