33 C
Semarang
Kamis, 2 Juli 2020

Pasar Legi Parakan Dikonsep Tradisional Semimodern

Another

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru...

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG – Arak-arakan puluhan andong yang dinaiki Bupati Bambang Sukarno bersama pejabat forum komunikasi pimpinan daerah (Forkompimda) Temanggung mewarnai peresmian Pasar Legi Parakan, Kamis (28/12).

Mereka diarak dari RSK Ngesti Waluyo Parakan menuju Pasar Legi Parakan. Sebelum memasuki pasar, terlebih dahulu mengelilingi pasar tersebut. Sepanjang perjalanan, rombongon bupati diiringi musik drum band dari Banser Ranting Tuksari Kledung dan puluhan rebana para santri, lalu diikuti ratusan klub motor dan pedagang pasar.

Kepala UPTD Pasar Legi Parakan Bambang Eko Laksono menuturkan, Pasar Legi berstandar nasional yang terkonsep tradisional semimodern. Menurutnya, pasar tersebut bisa dikatakan semimal, apa saja berbagai barang dan produk dijual di situ. “Saya berharap Pasar Legi Parakan ini, bisa menjadi pusat perekonomian di Temanggung dan sekitarnya,” harapnya.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Temanggung Rony Nur Hastuti menerangkan, pasar ini pertama kali dibangun tahun 1925 lalu dan aktivitas operasionalnya dimulai pada hari Jumat Legi. “Untuk revitalisasi pembangunan pasar dengan gedung baru dilakukan oleh tiga periode Bupati Temanggung,” ucap Rony.

Rony merinci, di era Bupati M Irfan menyusun DED pembangunan pasar di atas tanah seluas 28.000 meter persegi. Di era Bupati Hasyim Affandi menyusun amdal mempersiapkan pembiayaan pendanaan sampai dengan penandatanganan MoU Pemkab Temanggung dengan PIP Kementerian Keuangan RI. Sedangkan di era Bupati Bambang Sukarno dilakukan pembangunan fisik, yang dimulai peletakan batu pertama pada 14 Februari 2014 selesai Desember 2017.

“Jumlah keseluruhan kios ada 555, jumlah los 2.459 dan jumlah pedagang hingga saat ini ada 3.200 orang,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Bambang Sukarno meminta kepada para pedagang untuk mengutamakan kebersihan pasar dan menciptakan kenyamanan bagi pengunjung. “Anggap ini rumah kita sendiri. Jika pasar bersih, ramai, banyak pengunjungnya, para pedaganglah yang mendapat keuntungan,” ungkap Bambang. (san/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah...

Tiga Bersamaan

Tiga orang hebat ini punya ide yang mirip-mirip. Hafidz Ary Nurhadi di Bandung, dr Andani Eka Putra di Padang dan Fima Inabuy di Kupang,...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pemda Banyak Dilaporkan ke Ombudsman

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Sepanjang 2017, masyarakat secara perorangan maupun organisasi mulai banyak mengadukan permasalahannya ke Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Jawa Tengah terkait pelayanan publik....

Banyak Anjal, Peradi Surati Hendi-Ita

SEMARANG - Setelah menerima keluhan masyarakat terkait banyaknya anak-anak di bawah umur yang mengasong dan mengemis di traffic light di seputar Kota Semarang, Dewan...

Kembangkan 8 Wisata Alam dan 12 Wisata Budaya

KAJEN–Untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pemkab Pekalongan melalui Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar), akan mengembangkan 8 objek wisata alam, 12 wisata budaya,...

Usai Ngamar Tak Dibayar, Curi Motor

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Nekat mencuri sepeda motor merk Yamaha Mio, seorang anak di bawah umur berinisial NW, 14, dijebloskan ke jeruji besi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)...

Gelar Turnamen Futsal SMP

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – SMA Teuku Umar menggelar turnamen futsal antar SMP se- Kota Semarang , Sabtu–Minggu (27-28/1) lalu. Sebanyak 32 tim futsal dari 32...

Selesaikan Soal-Soal IPA Berbasis Medsos

RADARSEMARANG.COM- PENYELESAIAN Soal-soal pelajaran IPA, baik dalam bentuk soal pemahaman konsep, penerapan konsep, berhitung, analisis ataupun bentuk soal lainnya, kadang membutuhkan waktu yang cukup...