33 C
Semarang
Jumat, 23 Oktober 2020

Miras Dimusnahkan, BBM Dilelang

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, PURWOREJO – Kapolres Purworejo Polda Jateng AKBP Teguh Tri Prasetya bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Purworejo memusnahkan barang bukti hasil kejahatan yang telah mendapatkan keputusan tetap dari pengadilan. Pemusnahan barang bukti tersebut dilakukan di halaman kantor Kejari Purworejo, Kamis (28/12).

Barang bukti yang dimusnahkan berupa ratusan botol minuman keras hasil sidang tipiring yang diajukan oleh Satuan Sabhara Polres Purworejo. Kemudian ada beberapa barang bukti dari tindak pidana berupa bahan peledak, senjata tajam dan narkoba.

Secara simbolis Kapolres Purworejo AKBP Teguh Tri Prasetya dan Kajari Purworejo Alex Rahman membakar barang bukti narkoba, membuang miras yang berada di dalam ratusan botol, dan memotong senjata tajam.

“Barang Bukti ini hasil dari pengungkapan kasus yang dilakukan Polres Purworejo selama tahun 2017 yang kemudian dilimpahkan ke Kejari Purworejo,” jelas Teguh.

Sehari sebelumnya, penyidik Polres Kebumen melelang barang bukti berupa bahan bakar minyak (BBM) melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Purwokerto. Pelelangan ini sesuai petunjuk jaksa penuntut umum dari Kejari Purworejo. Hasil lelang selanjutnya akan digunakan sebagai barang bukti di pengadilan.

Kasat Reskrim Polres Purworejo AKP Kholid Mawardi menuturkan, mekanisme lelang barang bukti biasa dilakukan sesuai dengan petunjuk jaksa karena pertimbangan–pertimbangan khusus. Misalnya barang bukti berupa BBM dilelang karena mempunyai sifat mudah meledak dan berbahaya.

Barang bukti yang dilelang sebanyak 210 liter BBM jenis pertalite dan pertamax. BBM ini merupakan hasil dari penangkapan sebuah Daihatsu Xenia yang diduga mengangkut BBM ilegal di Jalan Raya Purworejo-Kebumen pada 31 Agustus 2017 lalu. Dalam mobil yang dikemudikan sopir berinisial AA, petugas patroli Satreskrim Polres Purworejo menemukan 14 jeriken berukuran 35 liter, 6 jeriken berisi pertamax dan 8 jeriken berisi pertalite. AA tidak bisa menunjukkan izin usaha pengangkutan BBM tersebut.

Berdasarkan pengakuan AA, BBM tersebut milik bosnya yang berinisial TP. Selanjutnya BBM tersebut akan dijual kembali pada pompa pengisian BBM mini milik TP. Penyidik menjerat TP dengan Pasal 53 huruf b UURI No 22 Tahun 2001 tentang Pertambangan Minyak dan Gas Bumi. (jpg/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...